Kemenkes Catat 1.443 Kasus Pasung Skizofrenia pada 2026
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa
Menkopolhuman Wiranto/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto tenang menghadapi adanya gerakan #2019GantiPresiden meski di sejumlah daerah mulai terjadi ketegangan. Mereka yang kontra terhadap aksi tersebut melakukan pengadangan.
Menko Polhukam Wiranto mengimbau kepada politisi agar menahan diri tidak membuat suasana menjadi tambah panas. Sebab, saat ini tahapan Pemilu 2019 sedang berjalan.
"Yang penting ialah masyarakat, terutama politisi bisa menahan diri untuk tidak membuat suasana menjadi terlalu panas," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/8/2018).
Namun demikian, Wiranto mengakui tensi politik menjadi hangat jelang pelaksanaan pesta demokrasi tahun depan. Namun, kehangatan suhu politik itu harus dibarengi suasana kegembiraan dan dilakukan dengan cara-cara yang bermartabat.
"Tidak saling fitnah dan melakukan ujaran kebencian. Jangan sampai kita masuk di wilayah itu," terang mantan Panglima ABRI itu.
Ia pun yakin masyarakat Indonesia memiliki kultur yang cinta damai. Karena itu Wiranto beranggapan insiden kemarin hanyalah bagian dari dinamika politik yang biasa.
"Nggak ada [kericuhan]. Kita mengharapkan pemilu yang bermartabat," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.