Kubu Prabowo Klaim Ogah Main Isu SARA di Pilpres

Newswire
Newswire Senin, 20 Agustus 2018 19:50 WIB
Kubu Prabowo Klaim Ogah Main Isu SARA di Pilpres

Prabowo Subianto Tiba di KPU./Okezone-Badri

Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo Subianto menegaskan tidak akan bermain isu SARA atau politik identitas di Pilpres 2019.

Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno akan memainkan isu ekonomi dalam strategi kampanye Pilpres 2019. Hal itu menepis bahwa pasangan tersebut, akan menggunakan politik identitas dalam Pilpres 2019 mendatang.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan tidak benar kalau Prabowo dan Sandiaga akan menggunakan politik identitas guna memenangkan kontestasi Pilpres 2019 nanti. Sebab saat ini permasalahan utama yang menjadi keresahan rakyat menurutnya masalah ekonomi.

"Ini yang akan menjadikan dasar kita, besok ke depan waktu kampanye kita memang sudah memutuskan untuk berkonsentrasi menggunakan isu ekonomi. Jadi tidak benar kita akan menggunakan politik identitas," kata Ferry dalam diskusi bertajuk: Lanskap Politik Nasional Pasca Pengumuman Capres-Cawapres di Auditorium CSIS, Gedung Pakarti Center, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Lebih lanjut kata Ferry, Prabowo tidak memiliki beban harus mencari cawapres dengan latar belakang ulama. Sebab menurutnya tidak memiliki permasalhan terkait politik identitas.

Permasalahan yang saat ini diraskan oleh rakyat kata Ferry lebih pada soal ekonomi, penyediaan lapangan kerja, dan harga bahan pokok yang tinggi. Sehinga dengan segala kemampuan terkait perekonomian yang dimiliki Sandiaga menurutnya diharapakan bisa menjawab persoalan tersebut bersama dengan Prabowo.

"Bagi kami Sandiaga Uno sudah representasi sosok yang lebih tepat untuk memecahkan masalah sekarang, yaitu soal ekonomi," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online