Veda Ega Pratama Bertahan di 5 Besar Klasemen Moto3 2026
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, BANJARMASIN- Terjadi bentrokan di Rumah Tahanan Direktorat Tahti Polda Kalsel di Jalan DI Pandjaitan Banjarmasin. Sesama tahanan berkelahi dan menewaskan satu orang.
Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai yang dikonfirmasi Kantor Berita Antara pada Senin (13/8/2018), membenarkan kejadian di sel Dit Tahti tersebut.
"Kini tim gabungan sudah turun melakukan penyelidikan terkait insiden itu," ucapnya.
Selain anggota Bidang Dokkes Polda Kalsel yang melakukan pemeriksaan jasad korban, tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum juga turun melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
Sedangkan anggota Propam Polda Kalsel memeriksa petugas Dit Tahti yang kala itu sedang bertugas piket jaga.
"Semuanya masih didalami untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa yang terjadi," beber Rifai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, korban tewas bernama Rahmadi alias Encek. Tahanan tersebut merupakan tersangka kasus tindak pidana narkotika dari tangkapan Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel dengan barang bukti satu paket kecil sabu-sabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.