PSSI Pastikan Lapangan Sidolig Siap Digunakan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Deklarasi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam tidak dihadiri pimpinan atau perwakilan partai Demokrat.
Pada saat itu, yang hadir hanya petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Gerindra serta partai pendukung lainnya.
Ketidakhadiran Demokrat sempat menguatkan informasi yang beredar sebelumnya, bahwa Demokrat geram dengan Sandiaga yang diduga memberikan uang kepada PAN dan PKS untuk memuluskan pencalonannya sebagai pendamping Prabowo.
Beredar juga kabar kalau partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut akan pasif pada Pilpres 2019 mendatang.
Namun, pada jelang detik-detik pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum, Demokrat menyatakan bergabung dalam koalisi pendukung Prabowo - Sandiaga.
Lika-liku hingga keputusan tersebut diambil SBY yang dijelaskan oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat partai Demokrat Roy Suryo.
"Jadi, kami juga kaget di tengah malam di Kertanegara sudah ada Deklarasi," kata Roy.
Roy mengatakan rasa kaget yang dialami Demokrat, karena tidak menyangka pasangan Capres - Cawapres langsung diumumkan pada Jumat malam.
Padahal saat itu kata dia, pihaknya sudah menyampaikan kepada Prabowo dan kawan-kawan partai lainnya bahwa Demokrat baru melakukan sidang Majelis Tinggi Partai Demokrat pada Jumat pagi.
"Saya tahu persis di Kertanegara, saya kontak-kontak terus ya, mereka menunggu tapi kami menjawab Sidang MTP kami besok pagi," jelasnya.
Meski begitu mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era SBY tersebut menilai keputusan Prabowo dan partai koalisi mendeklarasikan pada Kamis malam punya tujuan dan alasan khusus.
"Tapi saya kira niat baik dari pak Prabowo, karena sorenya kan pak Jokowi sudah mengumumkan. Mungkin kalau tidak diumumkan malam harinya saya kira temen-teman tahu lah," kata Roy.
Oleh karena itu dia membantah kalau Golkar terlambat dukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Sebab, hal itu sudah diputuskan sejak Jumat pagi, sekira lima jam lebih sebelum didaftarkan ke KPU.
"Tidak ada terlambat, karna kami sudah sejak lama. Saya tahu pasti karena saya ikuti sidang MTP ditetapkan 10 Agustus jam 8 pagi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.