Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, JOGJA-Berdasarkan pemutakhiran data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami akibat gempa berkekuatan 7,0 SR terdeteksi di tiga titik.
Pantauan Harianjogja.com melalui akun resmi twitter BMKG, tsunami akibat gempa telah terdeteksi di Carik (18:48 WIB) 0,135m, Badas (18:54WIB) 0,100 m, Lembar (19:27 WIB) 0.090 m.
Pemutakhiran,Tsunami akibat Gmp Mag:7.0SR, telah terdeteksi di Carik(18:48WIB)0.135m, Badas(18:54WIB)0.100m, Lembar(19:27WIB)0.090m ::BMKG
— Humas_BMKG (@InfoHumasBMKG) August 5, 2018
Sebelumnya, tsunami akibat gempa baru terdeteksi di dua titik yakni di Carik (18:48 WIB) 0 .135 m, Badas(18:54 WIB) 0.100 m.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.
Pemprov Jateng menyalurkan 75,4 juta liter air bersih ke 33 kabupaten/kota untuk membantu warga terdampak kekeringan.