UMY Kirim 28 Mahasiswa KKN ke Pulau Terluar Indonesia

Nina Atmasari
Nina Atmasari Rabu, 25 Juli 2018 18:25 WIB
UMY Kirim 28 Mahasiswa KKN ke Pulau Terluar Indonesia

Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Generasi Bakti Negeri (GBN) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara./Ist-Dok UMY

Harianjogja.com, JOGJA- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan mengirim 28 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Generasi Bakti Negeri (GBN) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Tim KKN GBN yang tergabung dalam Saudara Sebatik Project 4 (SSP 4) UMY telah melaksanakan kunjungan ke Kantor Kecamatan Sebatik Barat untuk melaksanakan koordinasi antara Tim KKN dengan pihak kecamatan.

Dalam sambutannya, Camat Sebatik Barat, H. Junaidi, menyambut baik kedatangan 28 mahasiswa UMY untuk melaksanakan program KKN di Sebatik Barat dan berharap dapat terjalin komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pihak kecamatan.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa semua membawa nilai tambah dari dunia unversitas dengan membawa proram-programnya,” jelas Junaidi, seperti dirilis oleh UMY, Rabu (25/7/2018).

Tahun 2018 ini merupakan tahun keempat GBN UMY melaksanakan KKN di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pulau Sebatik merupakan teras terluar Indonesia, yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia.

Maka dari itu, salah satu fokus program yang dibawa oleh SSP 4, ialah pendidikan nasionalisme. Salah satu program yang dijalankan, yakni bantuan mengajar di Sekolah Tapal Batas.  

Dengan membawa program bertema Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam melalui Pengembangan Potensi Kelautan, Perkebunan, Pendidikan Nasionalisme, serta Membangun Kesadaran Masyarakat di Bidang Kesehatan, Tim SSP 4 akan melaksanakan program kerjanya selama 50 hari di Desa Liang Bunyu dan Desa Bambangan.

Hamzah Aulannas, selaku Ketua Tim SSP 4 berharap, bahwa dengan adanya program KKN ini dapat mendatangkan manfaaat bagi masyarakat.

“Tim GBN sudah sampai Kecamatan Sebatik Barat dengan selamat dengan total personel 28 orang. Harapan kami adalah bagaimana kedatangan kami mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas sekaligus pembelajaran bagi kami tentang bagaimana sebuah kehidupan yang nyata,” ujar Hamzah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online