Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Generasi Bakti Negeri (GBN) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara./Ist-Dok UMY
Harianjogja.com, JOGJA- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan mengirim 28 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Generasi Bakti Negeri (GBN) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Tim KKN GBN yang tergabung dalam Saudara Sebatik Project 4 (SSP 4) UMY telah melaksanakan kunjungan ke Kantor Kecamatan Sebatik Barat untuk melaksanakan koordinasi antara Tim KKN dengan pihak kecamatan.
Dalam sambutannya, Camat Sebatik Barat, H. Junaidi, menyambut baik kedatangan 28 mahasiswa UMY untuk melaksanakan program KKN di Sebatik Barat dan berharap dapat terjalin komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pihak kecamatan.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa semua membawa nilai tambah dari dunia unversitas dengan membawa proram-programnya,” jelas Junaidi, seperti dirilis oleh UMY, Rabu (25/7/2018).
Tahun 2018 ini merupakan tahun keempat GBN UMY melaksanakan KKN di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pulau Sebatik merupakan teras terluar Indonesia, yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia.
Maka dari itu, salah satu fokus program yang dibawa oleh SSP 4, ialah pendidikan nasionalisme. Salah satu program yang dijalankan, yakni bantuan mengajar di Sekolah Tapal Batas.
Dengan membawa program bertema Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam melalui Pengembangan Potensi Kelautan, Perkebunan, Pendidikan Nasionalisme, serta Membangun Kesadaran Masyarakat di Bidang Kesehatan, Tim SSP 4 akan melaksanakan program kerjanya selama 50 hari di Desa Liang Bunyu dan Desa Bambangan.
Hamzah Aulannas, selaku Ketua Tim SSP 4 berharap, bahwa dengan adanya program KKN ini dapat mendatangkan manfaaat bagi masyarakat.
“Tim GBN sudah sampai Kecamatan Sebatik Barat dengan selamat dengan total personel 28 orang. Harapan kami adalah bagaimana kedatangan kami mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas sekaligus pembelajaran bagi kami tentang bagaimana sebuah kehidupan yang nyata,” ujar Hamzah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.
KPK menyebut OTT Bupati Pemalang terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan. Uang tunai lebih dari Rp2 miliar turut disita.
PSEL Piyungan akan mengolah 1.000 ton sampah per hari tanpa mengganggu operasional TPST di DIY yang tetap menjadi bagian sistem pengelolaan sampah.
PAN DIY menargetkan satu kursi DPRD di setiap Dapil di Kulonprogo untuk mengembalikan posisinya sebagai partai pemenang.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.