Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Rini, Ibu Hamil Gendong Anaknya di KM Lestari Maju yang Tenggelam. /Facebook-Ina Anas
Harianjogja.com, MAKASSAR- Kapal Motor Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pekan ini, menyisakan banyak kisah pilu.
Salah satu cerita memilukan itu adalah, usaha seorang ibu yang tengah hamil menyelamatkan janin serta anak balitanya dari kapal tersebut. Namun, upaya itu berakhir tragis, mereka bertiga mati bersama.
Kisah itu terungkap setelah warganet mengunggah foto dan riwayat sang ibu yang bernama Rini, ketika ikut kapal nahas itu berlayar dari Kabupaten Bulukumba ke Kepulauan Selatar.
"Adik dari teman kami Bidan Ridha Arabia. Lagi hamilki kasian... Selamat jalan dek Rini. Surga menantimu bersama janin dan anakmu. Perjuangan seorang ibu," tulis Ina Anas, warganet yang mengunggah foto tersebut.
Pada foto yang diunggahnya, tampak seorang ibu menggendong balitanya yang dipasang pelampung berwarna oranye.
Rini dalam foto itu masih berada di geladak kapal yang sedang beranjak tenggelam. Rini terus mendekap buah hatinya.
Namun, Ina Anas menyebut perjuangan Rini untuk menyelamatkan buah hatinya itu berakhir tragis. Rini, anaknya yang masih balita dan janin dalam kandungannya meninggal dunia.
Hingga Rabu (4/7/2018), tulisan Ina Anas itu telah 3.600 kali disebar ulang dan disesaki ucapan belasungkawa warganet.
Sementara berdasarkan data korban jiwa yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, Rabu sore, Rini yang dimaksud bernama lengkap Rini Arianti, berusia 29 tahun.
Sementara putranya yang turut meninggal dunia adalah Abisar, yang baru berusia 2 tahun.
Tragis, Ibu yang Peluk Anaknya Ini Akhirnya Tewas Termasuk Janin yang Dikandungnya
Harianjogja.com, MAKASSAR- Kapal Motor Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pekan ini, menyisakan banyak kisah pilu.
Salah satu cerita memilukan itu adalah, usaha seorang ibu yang tengah hamil menyelamatkan janin serta anak balitanya dari kapal tersebut. Namun, upaya itu berakhir tragis, mereka bertiga mati bersama.
Kisah itu terungkap setelah warganet mengunggah foto dan riwayat sang ibu yang bernama Rini, ketika ikut kapal nahas itu berlayar dari Kabupaten Bulukumba ke Kepulauan Selatar.
"Adik dari teman kami Bidan Ridha Arabia. Lagi hamilki kasian... Selamat jalan dek Rini. Surga menantimu bersama janin dan anakmu. Perjuangan seorang ibu," tulis Ina Anas, warganet yang mengunggah foto tersebut.
Pada foto yang diunggahnya, tampak seorang ibu menggendong balitanya yang dipasang pelampung berwarna oranye.
Rini dalam foto itu masih berada di geladak kapal yang sedang beranjak tenggelam. Rini terus mendekap buah hatinya.
Namun, Ina Anas menyebut perjuangan Rini untuk menyelamatkan buah hatinya itu berakhir tragis. Rini, anaknya yang masih balita dan janin dalam kandungannya meninggal dunia.
Hingga Rabu (4/7/2018), tulisan Ina Anas itu telah 3.600 kali disebar ulang dan disesaki ucapan belasungkawa warganet.
Sementara berdasarkan data korban jiwa yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, Rabu sore, Rini yang dimaksud bernama lengkap Rini Arianti, berusia 29 tahun.
Sementara putranya yang turut meninggal dunia adalah Abisar, yang baru berusia 2 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.