Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab./Nurul Hidayat-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA - Hasil survei Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (Puspek) FISIP Universitas Airlangga, Surabaya, tak hanya menunjukkan pemilih Islam menyukai Joko Widodo-Muhaimin Iskandar sebagai pasangan calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2019. Survei tersebut juga mencari tahu siapa tokoh yang dianggap mewakili umat Islam di pemilihan presiden.
Hasil survei capres dan cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, peluang Jokowi-Cak Imin sebesar 42%, sementara Prabowo Subianto-Anies Baswedan menempel tujuh persen di bawahnya dengan 35,7%.
Peluang keterpilihan Jokowi memang lebih besar jika berpasangan kembali dengan Jusuf Kalla, yakni 47,1%. Berdasarkan survei itu, pemilih Islam yang memilih Jokowi sebesar 47,9% disusul Prabowo 30,1%.
"Dukungan terhadap suara Jokowi berasal dari pedesaan, masyarakat Pulau Jawa dan perempuan. Sedangkan, suara Prabowo berasal dari perkotaan, masyarakat di luar Pulau Jawa dan laki-laki. Pemilih Jokowi dan Prabowo sama-sama solid," ujar Direktur Puspek, Novri Susan seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/7/2018).
Survei bertajuk "Menakar Arah Pemilih Islam: Menuju Pemilu 2019" itu menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka (face to face) kepada 1.200 responden Muslim terpilih di 29 provinsi selama 12-26 Juni 2018.
Toleransi kesalahan sampel (Margin of error) 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara itu, pada citra capres, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dinilai sebagai capres yang paling merepresentasikan Islam dengan angka 18,2%.
Di bawahnya Joko Widodo (14,7 persen), Prabowo Subianto (12,3 persen), Mahfud MD (11,1 persen), Rizieq Shihab (5,6 persen) dan Said Aqil Siroj (5,0 persen).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman