Digelandang ke Kantor KPK, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Acungkan Jari

Abdul Hadi Firsawan
Abdul Hadi Firsawan Rabu, 04 Juli 2018 11:48 WIB
Digelandang ke Kantor KPK, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Acungkan Jari

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf duduk di salah satu ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh di Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/7/2018)./Antara-Irwansyah Putra

Harianjogja.com, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap oleh anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Bener Meriah Ahmadi dan delapan orang non PNS lainnya pada Selasa malam (3/7/2018).

Usai ditangkap, Irwandi sempat dibawa ke Mapolda Aceh sebelum diterbangkan ke kantor KPK di Jakarta.

Irwandi mendapat pengawalan ketat oleh aparat keamanan saat dibawa ke Bandara Sultan Iskandar Muda menggunakan mobil barracuda. Irwandi Yusuf diboyong ke kantor KPK melalui bandara sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat turun dari mobil, Irwandi sempat mengacungkan jari ke para wartawan yang mencoba mengabadikan momen. Ia juga enggan menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan.

Sebelumnya Gubernur Aceh tersebut ditangkap oleh anggota KPK di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Selasa malam. Usai ditangkap ia dibawa ke Markas Polda Aceh. Sampai Irwandi keluar dari Polda Aceh menuju bandara belum ada pejabat terkait yang mau berbicara mengenai kegiatan Irwandi selama dalam Mapolda Aceh.

Selama Irwandi berada di Mapolda Aceh, banyak aparat keamanan menjaga Pendopo Gubernur Aceh, baik yang memakai seragam maupun yang berpakaian preman. Tidak seorang pun diizinkan masuk ke sana.

Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah ditangkap di lokasi yang berbeda pada Selasa kemarin. Informasi yang diterima Bisnis, Irwandi, Ahmadi, dan delapan orang non PNS lainnya dibawa ke KPK hari ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Nugroho Nurcahyo
Nugroho Nurcahyo Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online