Masuk Bursa Gubernur BI, Purbaya Ikuti Keputusan Presiden Prabowo
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Ilustrasi ibadah haji dan umrah./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA-Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Jakarta mulai memproses visa jemaah haji Indonesia dengan 145.000 paspor, kata Kasubdit Dokumen Haji Nasrullah Jassam.
Dia di Jakarta, Jumat (29/8/2018), mengatakan sejumlah paspor jemaah sudah diajukan terutama untuk dokumen bagi jemaah kelompok terbang (kloter) awal. Menurutnya, tahapan pemvisaan dimulai dengan verifikasi dokumen. Setelah itu dilakukan permohonan visa dan pengelompokkan kloter.
"Sudah 120 ribu jemaah yang di-\'grouping\' atau sekitar 280 kloter," tambahnya.
Dia berharap pemvisaan sudah bisa selesai sebelum fase keberangkatan jemaah haji dimulai.
Sebab, sebutnya Kedubes Saudi dalam sehari memproses visa 10.000-15.000. Sementara kloter awal akan mulai diterbangkan ke Saudi pada 17 Juli 2018. Agar proses pemvisaan semakin cepat, dia meminta Kanwil Kemenag Provinsi yang belum mengirim dokumen agar segera menyelesaikan.
"Kemenag telah menerbitkan edaran pengiriman sejak Desember tahun lalu," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.