Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Taj Yasin, saat buka bersama dengan komunitas pecinta skuter Magelang, di Borobudur Kabupaten Magelang, Minggu (10/6/2018). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG- Kaum muda menjadi kalangan yang ingin digaet oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Ganjar Pranowo-Taj Yasin.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun rumah budaya. Rencana itu masuk dalam salah satu program dan tertuang pada visi misi paslon tersebut.
"Kita ada rencana dan sudah masuk dalam visi misi bahwa kita akan membangun rumah budaya. Jadi itu [rumah budaya] silakan mau dipakai untuk apa saja," ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin itu, dalam buka bersama dengan komunitas pecinta skuter Magelang, di Borobudur Kabupaten Magelang, Minggu (10/6/2018).
Pada tahap awal, lrumah budaya akan dibangun di setiap karesidenan di Jawa Tengah. Saat ini sudah ada rintisan satu unit, namun ia tidak menyebut lokasinya. Ke depan, jika tanggapan masyarakat tinggi, ia akan membangun di setiap kota/kabupaten.
Rumah budaya tersebut akan difungsikan sama seperti pusat kegiatan masyarakat. Siapa pun boleh menggunakan rumah budaya untuk kegiatan mereka. "Siapa saja boleh masuk ke rumah budaya, seni budaya atau apapun, termasuk juga komunitas pecinta motor. Arahnya nanti kita akan kembalikan budaya Jateng," jelasnya.
Ia menuturkan, munculnya ide pembuatan rumah budaya, berawal dari aspirasi kaum muda, saat ia menjaring aspirasi keliling daerah di Jawa tengah. Diungkapkannya, anak muda menjadi kalangan yang akan digaet secara intens.
"Kita harus memikirkan anak muda untuk mengembangkan kemampuan mereka. Karena bagaimana pun, pengangguran itu saat ini ada di kota dan desa. Sebagian dari pengangguran itu adalah anak muda," ungkapnya.
Sebenarnya, menurut Gus Yasin, niat bekerja para generasi muda sangat tinggi, namun masih pilih-pilih. Artinya, banyak pekerjaan yang sebenarnya terbuka, namun belum cocok pada diri para pemuda.
"Makanya tugas kita adalah berbicara, sharing dengan mereka, maunya apa, pekerjaan apa yang diinginkan. Kita ingin mendampingi mereka," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.