Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Ilustrasi medsos
Harianjogja.com, JOGJA- Membaca atau menonton berita ternyata juga bisa membuat masyarakat kelelahan. Begitu hasil survei di Amerika Serikat.
Berita belakangan ini hampir tidak bisa dihindari. Jaringan berita kabel 24 jam, pasokan situs berita yang hampir tiada henti, dan media sosial, tampaknya menjadi faktor gabungan yang membuat warga Amerika Serikat merasa lelah.
Hampir 70% orang yang ditanyai dalam survei baru-baru ini mengaku lelah akan banyaknya berita, menurut survei baru-baru ini oleh Pew Research Center yang berbasis di Washington. Sebanyak 30% sisanya mengaku menyukai jumlah berita yang mereka peroleh.
Baik Demokrat maupun Republik sama-sama merasa kelelahan, tetapi Pew mendapati kaum Republik dan orang yang condong ke Republik cenderung menyampaikan rasa lelah itu, dengan 77% mengaku bosan atas berita itu. Bandingkan dengan 61% di kalangan orang Demokrat dan yang condong Demokrat.
Pew juga mendapati, mereka yang berpandangan kurang menyenangkan terhadap media berita, cenderung mengaku lelah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.