Soal Sampah, Indonesia Sumbang 187 Juta Ton Tiap Tahun

Ipak Ayu
Ipak Ayu Kamis, 24 Mei 2018 05:00 WIB
Soal Sampah, Indonesia Sumbang 187 Juta Ton Tiap Tahun

Tumpukan sampah di Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta/Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Banyak warga Indonesia yang belum menyadari lama waktu yang diperlukan untuk mengurai kantong plastik, yakni sekitar 12 tahun dan butuh 20 tahun untuk mengurai botol plastik yang sudah tidak terpakai.

Marketing & Promotion Head Advance Mellisa mengatakan lamanya mengurai sampah dan botol plastik berbanding terbalik dengan laju penggunaan plastik di seluruh dunia.

“Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia dan terbesar kedua di lautan. Indonesia memproduksi kurang lebih 187 juta ton sampah plastik per tahun," katanya melalui siaran pers pada Rabu (23/5/2018).

Menurut Mellisa, hal ini berpotensi mencemari lingkungan. Ketika sampah plastik dibuang ke tanah, ia akan berinteraksi dengan air dan menghasilkan zat kimia berbahaya yang menurunkan kualitas air.

Padahal, air merupakan kebutuhan vital bagi kelangsungan makhluk hidup. Hasil riset State University of New York, AS, menyatakan sebagian besar merek air minum dalam kemasan mengandung mikroplastik.

Mikroplastik adalah partikel yang besarnya tidak lebih dari 5 mm yang berasal dari bahan baku plastik. Jika terakumulasi dalam jumlah besar, ia berpotensi mengganggu pertumbuhan dan reproduksi, bahkan memperbesar risiko kanker.

Oleh karena itu, mulailah gaya hidup sehat dengan melakukan hal-hal kecil, salah satunya membawa botol air minum dari rumah.

“Selain praktis dan hemat, Anda mengurangi pencemaran lingkungan oleh sampah plastik sekali pakai. Daripada beli air minum isi ulang, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan filter air minum sendiri seperti Advance Allegro series karena kualitas air minum yang dihasilkan teruji aman dan lebih sehat untuk dikonsumsi," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online