Harian Jogja Hari Ini edisi 3.504, Senin Legi (21/5/2018)./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pimpinan lembaga negara, menteri, dan tokoh masyarakat untuk membersihkan lembaga pendidikan dari ideologi teror. Menurut sejumlah riset, intoleransi dan radikalisme mulai berkecambah di lingkungan sekolah, diidap murid, dan diajarkan guru.
Timnas Pilih Lawan Persis
SLEMAN-Teka-teki mengenai tim yang akan menjadi lawan uji coba Timnas U-19 Indonesia dalam rangkaian training camp (TC) di Stadion UNY, akhirnya terjawab sudah.
Warga Bantul Mulai Kekurangan Air Bersih
BANTUL-Meski kemarau baru terjadi beberapa pekan terakhir, beberapa wilayah di Bantul mulai mengalami kekeringan. Bahkan sudah ada warga yang mengajukan dropping air bersih ke Pemerintah Kabupaten Bantul.
2019, Lapangan Mandala Krida Siap
JOGJA-Lapangan sepak bola di Stadion Mandala Krida yang kini tengah dipugar, bakal bisa digunakan pada pertengahan 2019 mendatang. Renovasi ditagetkan rampung seluruhnya pada November 2018.
Baliho Sekadar Menyapa Pendukung
Harianjogja.com, SLEMAN-Sebanyak tujuh partai politik (parpol) di Sleman diseprit oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) lantaran memasang alat peraga kampanye (APK) sebelum waktunya. Namun parpol beralasan atribut baliho atau spanduk sekadar untuk menyapa pendukung.
Perbaikan Jalan Jadi Prioritas
WATES-Menghadapi lonjakan arus lalu lintas selama Idulfitri 2018, Pemkab Kulonprogo memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan ruas jalan utama. Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Pembangunan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Yuniar Wibowo, mengungkapkan, penetapan prioritas tersebut disebabkan karena keterbatasan anggaran. "Kami menunda perbaikan kerusakan untuk sebagian ruas jalan kabupaten," kata dia, Minggu (20/5).
3 Kecamatan Jadi Incaran
WONOSARI-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul menyasar pasar-pasar di tiga kecamatan dalam pemantauan harga barang pokok selama Ramadan.
Ratusan Ribu Guru Ilegal
SLEMAN-Pakar pendidikan mencatat masih ada ratusan ribu guru di Indonesia yang masih ilegal atau tidak sesuai aturan yang berlaku. Program sertifikasi guru dengan memberikan tunjangan belum mampu meningkatkan kualitas guru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.