Tetap Dukung Palestina, Indonesia Kecam Keras Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Annisa Margrit
Annisa Margrit Selasa, 15 Mei 2018 11:17 WIB
Tetap Dukung Palestina, Indonesia Kecam Keras Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Penasihat Senior Gedung Putih Ivaka Trump berdiri di samping plakat peresmian Kedutaan Besar AS di Yerusalem, Israel, Senin (14/5)./Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA -- Pemerintah AS memindah Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Hal ini memicu kecaman keras dari Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyatakan, Indonesia akan tetap mendukung Palestina. Secara keseluruhan, lewat keterangan resminya yang dikutip Bisnis, Selasa (15/5/2018), dia menyebutkan lima poin tanggapan atas kebijakan Presiden AS Donald Trump itu.

Pertama, Indonesia mengecam keras kebijakan AS yang membuka Kedubesnya di Yerusalem. Kedua, langkah AS melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, serta mengancam proses perdamaian dan bahkan perdamaian itu sendiri.

Ketiga, Indonesia mendesak Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB segera bersidang untuk mengambil sikap dan langkah yang tegas.

Keempat, Indonesia mendorong negara-negara anggota PBB lainnya untuk tidak mengikuti langkah AS. Kelima, pemerintah dan rakyat Indonesia akan terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Menlu melalui akun Twitter-nya.

AS telah membuka kedubesnya di Yerusalem, yang dianggap sebagai kota suci, pada Senin (14/5). Acara pembukaannya dihadiri oleh Ivanka Trump dan Jared Kushner, menantu Trump.

Pembukaan kedubes baru itu diprotes keras oleh warga Palestina. Aksi protes dibalas oleh serangan militer dari Israel.

Sebanyak 58 warga Palestina tercatat tewas dan 2.700 lainnya luka-luka dalam peristiwa itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online