Puji Kuswati, Ibu yang Bawa Anak Ledakan Bom Bunuh Diri ternyata Putri Pengusaha Kaya di Banyuwangi

Newswire
Newswire Senin, 14 Mei 2018 20:50 WIB
Puji Kuswati, Ibu yang Bawa Anak Ledakan Bom Bunuh Diri ternyata Putri Pengusaha Kaya di Banyuwangi

Keluarga terduga teroris Dita Uprianto dan istrinya, Puji Kuswati./Suara-Istimewa

Harianjogja.com, SURABAYA- Bom bunuh diri di Surabaya Minggu (13/5/2018) sungguh ironis karena melibatkan seorang ibu yang membawa serta anak-anaknya untuk mati.

Puji Kuswati,43, pelaku bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur, Minggu akhir pekan lalu, ternyata adalah putri ketiga dari pasangan suami istri pengusaha jamu terbesar di Banyuwangi.

Perempuan itu menjalankan aksi bersama dua putrinya, FS,12 dan PR,9.

Mendengar kabar Puji Kuswati sebagai pelaku terorisme bom bunuh diri, pihak keluarga langsung syok.

"Semua masih syok, mereka baru tahu dari siaran berita tadi malam," ucap H Rosiono, perwakilan keluarga, Senin (14/5/2018).

Keluarga tidak pernah menduga nasib Puji Kuswati, beserta anak-anaknya, berakhir tragis.

Untuk diketahui, Puji Kuswati, beserta suami, R Dita Oepriarto 47, dan empat anaknya, tewas dalam aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Dita Oepriarto melakukan aksi bom bunuh diri di gereja Pantekosta Pusat, Surabaya. Puji bersama FS dan PR membom Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya.

Sedang dua anak laki-laki mereka disuruh mengebom Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya.

Dalam insiden tersebut, 15 orang tewas dan 41 orang menderita luka-luka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online