Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto Jepang, Lebih dari 50 Orang Terluka
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Kondisi usai ledakan bom di gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA-Jumlah korban ledakan bom pada tiga gereja di Surabaya, Jatim, Minggu (13/5/2018), terus bertambah. Data terbaru menunjukkan jumlah korban tewas menjadi 11 orang.
Adapun rinciannya, empat orang tewas di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngangel Madya, disusul tiga orang pada Gereja di Diponegoro, dan dua orang di gereja Jalan Arjuno. Kemudian tiga orang tewas di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyatakan, pemutakhiran jumlah korban bom yakni satu lagi korban meninggal dunia dari jemaat gereja Santa Maria Tak Bercela Ngangel Madya.
"Jadi total korban meninggal dunia ada 11 orang akibat ledakan bom pada tiga TKP," terang Barung, Minggu.
Menurut Barung, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan dari mana para pelaku bom bunuh diri tersebut. Polisi juga sudah melakukan sterilisasi di lokasi kejadian untuk mempermudah proses penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, melukai lebih dari 50 orang. Gempa susulan M6,1 menyusul, sementara peringatan tsunami sempat dikeluarkan.
Janice Tjen/Shuai Zhang lolos ke perempat final DC Open 2026 usai kalahkan Rakhimova/Wu 2-0. Siap hadapi pemenang Miyu/Olmos atau Mihalikova/Watson!
Roberto Mancini dikabarkan kembali menjadi pelatih Timnas Italia. Arsitek juara Euro 2020 itu dipercaya memimpin proyek baru Gli Azzurri di tengah dinamika fede
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap KPK dalam OTT pada Selasa malam. Simak profil, perjalanan karier, serta laporan harta kekayaannya yang mencapai Rp21,
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak