Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Suasana pascakerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. /Suara.com-Welly Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA- Keluarga besar pondok pesantren Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kinerja Polri dan aparat terkait dalam penanggulangan rusuh, teror yang dilakukan oleh para napi teroris di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa hingga Kamis (8-10/5/2018).
Beny Susanto, Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan mengungkapkan operasi polisi berlangsung secara cepat, terukur dan tetap menjaga hak-hak asasi manusia.
Menurutnya, kinerja tersebut telah menunjukkan negara tidak kalah atas kejahatan teroris, cepat menguasai keadaan dan memberikan rasa aman bagi bangsa dan negara.
"Meskipun terdapat lima korban polisi yang meninggal akibat kebiadaban napi teroris, semoga husnul khotimah dan menjadi syuhada, bunga bangsa, demi menjaga keamanan, ketertiban bangsa dan negara," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis.
Sementara napi teroris, tegasnya, yang meninggal bukanlah mati syahid, karena melakukan kejahatan terorisme dan membunuh polisi.
Atas dasar itu, ia berharap sudah sepatutnya bangsa dan negara ini berterima kasih atas kinerja Polri, aparat keamanan dalam keistiqomahan dan konsistensinya menanggulangi terorisme.
Insiden tersebut semakin menunjukkan betapa terorisme bukanlah sekedar kejahatan biasa, melainkan luar biasa (extra ordinary crime) yang penanganannya tidak biasa, tidak hanya cukup oleh aparatur keamanan seperti Polri, tetapi seluruh elemen bangsa dan negara secara sinergis.
"Di dalam rumah tahanan saja napi teroris bisa melakukan kejahatan yang demikian biadab, apalagi di luar tahanan," katanya.
Lebih lanjut, ia meminta proses hukum terhadap oknum napiter yang membunuh polisi secara sadis, biadab harus ditegakkan dengan profesional, transparan, demi keadilan dan kepastian hukum.
Untuk itu, Ponpes Sunan Kalijaga mengajak seluruh komponen bangsa dan negara, dengan kapasitas dan potensi masing untuk bersama-sama memberantas terorisme. Tidak ada lagi kata ragu, ataupun malah mendiamkan bahkan mendukung kejahatan terorisme yang masih eksis di tanah air dan di banyak negara.
"Insiden ini bukanlah hanya duka keluarga Polri, tetapi juga duka bangsa dan negara Indonesia yang meninggal pada saat menjalankan tugas, melawan terorisme, penjahat kemanusiaan, peradaban bangsa dan negara," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.