Asyiiiik, Peserta Ujian SBMPTN 2018 di Universitas Lambung Mangkurat Dilayani Ojek Gratis

Newswire
Newswire Minggu, 06 Mei 2018 20:09 WIB
Asyiiiik, Peserta Ujian SBMPTN 2018 di Universitas Lambung Mangkurat Dilayani Ojek Gratis

Ilustrasi: Peserta mengerjakan soal ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Universitas Negeri Jakarta, Selasa (16/5)./Antara-Hafidz Mubarak A

Harianjogja.com, BANJARMASIN -Selama masa ujian berlangsung, peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, mendapat layanan khusus. Para peserta akan mendapatkan layakan 40 ojek gratis.

Para relawan ojek gratis tersebut siap melayani peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan pada Selasa (8/5/2018) pekan depan di Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Sekretaris Panitia Lokal 75 Banjarmasin Drs Ahmad Suriansyah MPd PhD di Banjarmasin, Sabtu (5/5/2018), mengatakan para relawan jasa ojek gratis sebanyak 40 orang itu akan mengantarkan peserta ujian untuk menuju lokasi tes atau ruang ujian.

Relawan akan siaga di depan pintu gerbang masuk ULM, di simpang empat Bank BNI dan juga depan Rektorat. Mereka juga sekaligus bisa menjadi wadah bertanya peserta mengenai informasi terkait lokasi ujian dan sebagainya.

"Jadi selain mengantarkan ke sekitar area ULM, para ojek juga siap menunjukkan lokasi ujian di luar ULM," kata pria yang akrab disapa Pak Sur itu.

Banyaknya peserta SBMPTN yang mencapai 11.733 orang, membuat panitia menyiapkan banyak tempat untuk lokasi ujian.

Selain di area kampus ULM di Banjarmasin, ada juga peserta yang ujian di Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), SMKN 2 dan SMKN 4 Banjarmasin, SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin, Universitas Islam Kalimantan (Uniska) dan Kopertis Wilayah XI Kalimantan.

"Kami imbau peserta untuk mengecek lokasi ujian satu hari sebelumnya, sehingga pada hari pelaksanaan tidak sampai telat hanya karena ketidaktahuan di mana lokasinya," ujar Pak Sur mengingatkan.

Kemudian khusus untuk peserta yang memilih Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (JPOK) serta Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), ada tes tambahan, yakni Ujian Keterampilan yang dilaksanakan pada 9 atau 11 Mei 2018.

Panitia menyiapkan 584 orang untuk melakukan pengawasan ujian baik untuk Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Kepada para pengawas, Pak Sur meminta agar melaksanakan tugas sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.

Jadi, kata dia, pengawas harus tahu apa yang dilakukan baik sebelum ujian, selama ujian berlangsung dan setelah ujian selesai.

"Karena kami menginginkan bahwa SBMPTN ini betul-betul menghasilkan yang jujur, yang adil, yang akuntabel dan semua peserta itu dapat melaksanakan tugasnya dalam mengikuti ujian dengan tenang dan nyaman. Hal itu tidak terlepas nantinya dari peran pengawas selama ujian berlangsung," tandas Ketua Program PG-PSD FKIP ULM itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online