Pelajar Harus Paham Hubungan Industrial
Pekerja konstruksi saat peresmian Pembukaan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (19/10)./ANTARA-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pemerintah menyosialisasikan pengetahuan hubungan industrial kepada kalangan pelajar.
"Para pelajar harus paham mengenai hak dan kewajiban mereka saat masuk dunia kerja kelak," kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dalam keterangan resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Sabtu (5/5/2018).
Dia melanjutkan kegiatan semacam ini sudah dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan selama 3 tahun di 32 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 5.000 pelajar.
Hanif berharap masalah hubungan industrial bisa diakomodasi ke dalam kurikulum pendidikan. Misalnya, lewat teknik wawancara kerja yang sangat diperlukan oleh tenaga kerja.
Dia juga menekankan bahwa dunia berubah sangat cepat sehingga calon pekerja harus bisa beradaptasi.
"Karakter pekerjaan berubah dan tuntutan skill juga berubah," ujarnya.
Di sisi lain, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengimbau kepada para pelajar untuk terus berkreasi. Pasalnya, 65% pekerjaan di masa mendatang termasuk dalam sektor industri kreatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Share