Harga Minyak Global Turun Lagi Setelah Libya Produksi 1 Juta Barel per Hari
Harga minyak mentah di bursa New York dan London turun setelah Libya mengumumkan peningkatan produksi hingga lebih dari 1 juta barel.
Tiang listrik menimpa sebuah toko setelah badai debu dan angin kencang menghantam Alwar, Rajasthan, India, Kamis (3/5)./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Badai debu skala besar yang disertai angin super kencang dan petir terjadi di utara India. Akibatnya, 125 orang meninggal dunia karena peristiwa itu.
Dilansir dari BBC Jumat (4/5/2018), badai tersebut telah menyebabkan kerusakan di desa-desa, merusak gedung, dan melukai banyak orang lainnya. Di Provinsi Uttar Pradesh dan Rajasthan, badai membuat aliran listrik mati, menumbangkan pepohonan, menghancurkan rumah warga, dan membunuh hewan ternak.
Distrik Agra di Uttar Pradesh, lokasi Taj Mahal, menjadi salah satu daerah yang terdampak paling parah.
Banyak korban yang meninggal setelah rumah mereka runtuh akibat disambar petir atau diterpa angin kencang. Sebagian korban tinggal di rumah yang berbahan dasar lumpur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BBC, Bisnis Indonesia
Harga minyak mentah di bursa New York dan London turun setelah Libya mengumumkan peningkatan produksi hingga lebih dari 1 juta barel.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.