Prabowo Ungkap Rp49 Triliun Uang Tak Bertuan Segera Masuk Kas Negara
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Ilustrasi aksi Hari Buruh (May Day)./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi dalam peringatan hari buruh sedunia atau yang biasa disebut may day.
Rencananya, para peserta aksi yang diperkirakan sebanyak 150.000 akan melakukan long march dari Patung Kuda Menuju Istana Presiden mulai jam 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, dalam aksi tersebut ada tiga tuntunan utama (Tritura) yang diserukan oleh para buruh
kepada Pemerintah. Tuntutan yang pertama adalah, para buruh meminta agar pemerintah menurunkan harga dan tarif kebutuhan pokok pangan.
Menurutnya, kebutuhan pokok pangan seperti beras saat ini sudah mulai menginjak harga yang tidak wajar. Selanjutnya, para
buruh juga menuntut agar tarif listrik serta Bahan Bakar Minyak (BBM) diturunkan.
"Turunkan harga beras, listrik, BBM, dan bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (30/4/2018).
Tuntutan yang kedua adalah para buruh menolak untuk mendapatkan upah murah. Oleh karena itu, para buruh meminta kepada pemerintah untuk mencabut Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.
"Tuntutan kedua kita adalah menolak upah murah," cetus Said Iqbal.
Lalu tuntutan yang terakhir adalah para buruh menolak Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk Indonesia. Menurutnya, belakangan banyak sekali TKA Asing yang memakan lahan pekerjaan kasar dari para buruh.
"Tolak TKA buruh kasar dari China . Cabut Peraturan Presiden no 20/2018 tentang TKA," ucapnya.
Para buruh juga menyelipkan tambahan tuntutan dalam aksi mayday esok hari. Adalah meminta kepada pemerintah untuk menghapus outsourching karena dinilai merugikan buruh.
"Kita ada Tritura plus namanya dalam aksi tersebut. Plusnya adalah hapus outsourcing," tegas Said.
Berikut tuntutan Tritura Plus yang disuarakan para Buruh dalam aksi Mayday Esok Hari.
1. Turunkan harga Beras, Listrik,BBM. Bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi.
2. Tolak upah murah. Cabut PP no 78/2015 tentang pengupahan .
3. Tolak TKA buruh kasar dari China. Cabut Perpres no 20/2018 tentang TKA.
4. Plusnya adalah Hapus outsourcing
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.