Motor Listrik Berpotensi Lebih Hemat Rp500.000 per Bulan dari Motor Konvensional
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Wings Air mendarat pertama di Bandara Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat./Istimewa-Wings Air
Harianjogja.com, JAKARTA – Maskapai Penerbangan Wings Air dari Lion Air Group, mengumumkan operasional baru maskapainya di Bandar Udara Tebelian, Kalimantan Barat (SQG).
Gerbang udara di wilayah yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia tersebut telah menggantikan fungsi utama Bandara Susilo yang berjarak 14,07 km dari pusat kota.
Momentum ini sekaligus menandai perpindahan secara resmi dan tidak beroperasinya Wings Air di bandara sebelumnya yaitu Susilo.
Capt. Redi Irawan, Operation Director of Wings Air mengatakan maskapai itu menjadi yang perdana lepas landas dari Bandara Tebelian. Peresmian Bandara Tebelian diawali pendaratan pertama Wings Air bernomor IW 1370 yang berangkat dari Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalbar (PNK).
“Kami optimistis perpindahan seluruh operasional penerbangan akan berdampak positif bagi pelanggan, masyarakat, dan pemerintah daerah,” ungkap Redi melalui keterangan pers pada Kamis (26/4/2018).
Bandara Tebelian telah memenuhi kualifikasi standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan sesuai peraturan keselamatan penerbangan sipil.
Memiliki landas pacu 1.660 meter dan lebar 30 meter, bandara ini lebih panjang dari fasilitas Bandara Susilo dengan 1.300 meter dan lebar 30 meter.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementeria Perhubungan, perkembangan angkutan udara di Sintang 35,13% per tahun. Hal itu menunjukkan Sintang sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan angkutan udara yang terbilang tinggi di Indonesia.
Redi menjelaskan maskapai sudah lama menyediakan pilihan moda perjalanan udara yang efektif serta mampu memenuhi permintaan di empat kabupaten sekitar Sintang, yaitu Melawi, Sekadau, Sanggau, dan Kabupaten.
“Kehadiran kami di sini dilatarbelakangi tingginya permintaan jasa transportasi sejalan perkembangan ekonomi daerah, permintaan masyarakat dan pasar penerbangan yang semakin dinamis,” tambahnya.
Kalbar merupakan provinsi yang memiliki tujuh bandara. Adapun Lion Air Group telah beroperasi di Pontianak, Ketapang, Putussibau, dan Sintang.
Wings Air melayani rute Sintang–Pontianak pergi pulang (PP) satu kali sehari, yang menawarkan penerbangan lanjutan ke berbagai kota di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Ilectra Motor Group, entitas Grup Indika, menghitung biaya pemakaian motor listrik lebih hemat dibandingkan kovensional.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.