Dirut Agrinas Beberkan Alasan Impor 105.000 Pikap Rp24,66 T dari India
Impor 105.000 pikap 4x4 Agrinas Rp24,66 triliun dari India untuk Kopdes Merah Putih picu sorotan industri otomotif 2025.
lustrasi - Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. ANTARA/HO-Angkasa Pura II
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk memindahkan sebagian penerbangan niaga berjadwal dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK). Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di kedua bandara.
BACA JUGA: Bandara Halim Kini Sediakan Suttle ke Stasiun Whoosh
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk operator penerbangan.
Menurutnya, proses komunikasi dan sejumlah rapat teknis telah dilakukan secara berkala untuk memastikan kelancaran pemindahan layanan penerbangan tersebut.
"Kami telah menginformasikan kepada operator penerbangan terkait rencana pelaksanaan perpindahan penerbangan dari Halim ke Soetta dan pada prinsipnya operator penerbangan menyetujui," kata Lukman dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (17/7/2025).
Sejumlah maskapai seperti PT Batik Air Indonesia dan PT Citilink Indonesia telah menyatakan dukungannya terhadap langkah Kemenhub tersebut. Kedua maskapai pun berkomitmen untuk menindaklanjuti rencana perpindahan operasional dari Bandara Halim ke Soekarno-Hatta.
Adapun pelaksanaan efektif pemindahan sebagian rute penerbangan tersebut akan dimulai pada 1 Agustus 2025. Rute-rute tertentu yang semula dilayani dari Bandara Halim akan dialihkan ke Soekarno-Hatta sesuai dengan ketentuan teknis yang ditetapkan.
Lukman menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kesiapan semua pihak, terutama maskapai dan pengelola bandara, dalam menyampaikan informasi secara tepat kepada publik.
"Informasi ini penting kita sampaikan melalui semua kanal informasi agar semua masyarakat terutama calon penumpang pesawat mengetahuinya," ujarnya.
Dia juga mengimbau kepada calon penumpang yang terbiasa menggunakan Bandara Halim untuk secara aktif mengikuti informasi terbaru mengenai jadwal dan lokasi keberangkatan pesawat mereka.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kenyamanan dan efisiensi operasional penerbangan domestik di wilayah Jabodetabek yang selama ini mengandalkan dua bandara utama tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Impor 105.000 pikap 4x4 Agrinas Rp24,66 triliun dari India untuk Kopdes Merah Putih picu sorotan industri otomotif 2025.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.