Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
lustrasi Facebook./Bloomberg-Chris Ratcliffe
Harianjogja.com, JOGJA- Gara-gara kecanduan Facebook dan dianggap lalai mengurus keluarga, seorang istri di India tewas dihabisi suaminya sendiri.
Hanya gara-gara kecanduan menggunakan Facebook dan WhatsApp, seorang suami di India bernama Hariom tega membunuh istrinya sendiri, Luxmi.
Hariom, seperti diberitakan Times of India, Selasa (17/4/2018), mencekik Luxmi hingga tewas di rumahnya pada Kamis (12/4/2018) pekan lalu. Selang sehari, Jumat (13/4/2018), Hariom ditangkap dan ditahan aparat kepolisian. Ia mengakui kepada polisi membunuh Luxmi karena dianggap lalai merawat anak mereka karena gemar bermain Facebook dan WA.
"Sesaat sebelum kejadian, aku yang memberikan makan, menyuapi anak. Sementara dia hampir satu jam hanya asyik mengobrol dengan orang-orang melalui Facebook dan WA," tutur Hariom.
Hariom mencekik Luxmi sampai mati ketika sang istri tertidur pulas di apartemen mereka, Sare Homes Sektor 92, Kamis malam.
Jumat pagi, ketika ayah Luxmi, yakni Balwant Singh, mengunjungi mereka, sang putri telah tewas di ranjang sementara Hariom tampak di sampingnya. Balwant lantas menelepon aparat kepolisian untuk menahan menantunya.
"Kami menikah pada tahun 2006 dan dikaruniai dua orang anak. Semua baik-baik saja, sampai aku membelikannya ponsel pintar. Dua tahun ke belakang, gaya hidupnya berubah setelah kuberi ponsel pintar," tuturnya.
Luxmi, klaim Hariom, tak lagi mau memasak atau membersihkan rumah. Luxmi juga diklaimnya tak mau mengantarkan anak-anak ke sekolah atau membantu menyelesaikan PR.
"Dia menghabiskan waktu siang dan malam untuk bermain Facebook dan WA. Anak-anak kami tampak tak terlihat olehnya," tukasnya.
Awalnya, Hariom mengakui bersabar dan memilih mengirim dua anaknya yang masing-masing masih berusia 8 dan 10 tahun ke asrama sekolah.
Tapi, setelah kedua anaknya tak lagi di rumah, perilaku Luxmi tidak kunjung berubah. "Dia juga tak pernah membiarkanku melihat akun Facebook ataupun obrolannya di WA. Akhirnya kami bertengkar dan berakhir dengan kematiannya," terangnya.
Kini Hariom telah ditahan dan akan dihadapkan ke pengadilan. Hukuman berat menantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Mercedes menolak menerapkan team order menjelang GP Hungaria 2026 saat Kimi Antonelli memimpin klasemen dan Ferrari mulai memberi tekanan.
LPKA Kelas II Jogja memastikan seluruh anak binaan tetap memperoleh hak pendidikan. Sebanyak tujuh anak juga menerima pengurangan masa pidana.
Kejagung menerbitkan sprindik baru kasus dugaan TPPU dan menjadwalkan pemanggilan ulang Febrie Adriansyah serta NH pada 24 Juli 2026.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.