Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Pasokan Dialihkan ke Batam
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026. Pasokan dialihkan untuk kebutuhan listrik di Batam, Bintan, dan Sumatra.
lustrasi Facebook./Bloomberg-Chris Ratcliffe
Harianjogja.com, JOGJA- Gara-gara kecanduan Facebook dan dianggap lalai mengurus keluarga, seorang istri di India tewas dihabisi suaminya sendiri.
Hanya gara-gara kecanduan menggunakan Facebook dan WhatsApp, seorang suami di India bernama Hariom tega membunuh istrinya sendiri, Luxmi.
Hariom, seperti diberitakan Times of India, Selasa (17/4/2018), mencekik Luxmi hingga tewas di rumahnya pada Kamis (12/4/2018) pekan lalu. Selang sehari, Jumat (13/4/2018), Hariom ditangkap dan ditahan aparat kepolisian. Ia mengakui kepada polisi membunuh Luxmi karena dianggap lalai merawat anak mereka karena gemar bermain Facebook dan WA.
"Sesaat sebelum kejadian, aku yang memberikan makan, menyuapi anak. Sementara dia hampir satu jam hanya asyik mengobrol dengan orang-orang melalui Facebook dan WA," tutur Hariom.
Hariom mencekik Luxmi sampai mati ketika sang istri tertidur pulas di apartemen mereka, Sare Homes Sektor 92, Kamis malam.
Jumat pagi, ketika ayah Luxmi, yakni Balwant Singh, mengunjungi mereka, sang putri telah tewas di ranjang sementara Hariom tampak di sampingnya. Balwant lantas menelepon aparat kepolisian untuk menahan menantunya.
"Kami menikah pada tahun 2006 dan dikaruniai dua orang anak. Semua baik-baik saja, sampai aku membelikannya ponsel pintar. Dua tahun ke belakang, gaya hidupnya berubah setelah kuberi ponsel pintar," tuturnya.
Luxmi, klaim Hariom, tak lagi mau memasak atau membersihkan rumah. Luxmi juga diklaimnya tak mau mengantarkan anak-anak ke sekolah atau membantu menyelesaikan PR.
"Dia menghabiskan waktu siang dan malam untuk bermain Facebook dan WA. Anak-anak kami tampak tak terlihat olehnya," tukasnya.
Awalnya, Hariom mengakui bersabar dan memilih mengirim dua anaknya yang masing-masing masih berusia 8 dan 10 tahun ke asrama sekolah.
Tapi, setelah kedua anaknya tak lagi di rumah, perilaku Luxmi tidak kunjung berubah. "Dia juga tak pernah membiarkanku melihat akun Facebook ataupun obrolannya di WA. Akhirnya kami bertengkar dan berakhir dengan kematiannya," terangnya.
Kini Hariom telah ditahan dan akan dihadapkan ke pengadilan. Hukuman berat menantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026. Pasokan dialihkan untuk kebutuhan listrik di Batam, Bintan, dan Sumatra.
Apple MacBook Pro OLED dikabarkan membawa layar sentuh, Dynamic Island, chip M5 Pro atau M5 Max, serta pembaruan fitur lainnya.
Garuda Indonesia memperbarui Manage My Booking untuk memudahkan penumpang mengubah jadwal, rute, dan mengajukan refund secara mandiri.
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.