Penuh Haru, Warga Sambut Anies Baswedan di Kampung Akuarium

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Sabtu, 14 April 2018 19:50 WIB
Penuh Haru, Warga Sambut Anies Baswedan di Kampung Akuarium

Anies Baswedan./Instagram

Harianjogja.com, ANTARA- Warga Kampung Akuarium di Jakarta Utara dikunjungi Gubernur Anies Baswedan. Anies bercerita soal penggusuran dua tahun lalu.

Kedatangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke Kampung Akuarium Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (14/4/2018) disambut haru warga korban penggusuran dua tahun lalu.

Terlihat wajah mata yang nanar warga yang mengalami penggusuran pada zaman Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pada Senin, 11 April 2016.

"Dua tahun yang lalu di tempat ini ratusan warga menangis, tahun lalu saya datang ke sini bertemu mereka masih dengan penuh rasa duka. Dua tahun yang lalu di tempat ini ratusan warga menangis," kata Gubernur Anies di Kampung Akuarium saat sambutan pada acara Peringatan Dua Tahun Penggusuran Paksa Kampung Akuarium.

Anies Baswedan hadir pada acara Peringatan Dua Tahun Penggusuran Paksa Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu.

"Hari ini dua tahun kemudian saya datang lagi ke kampung ini dan Alhamdulillah yang ditemu adalah wajah yang ceria, wajah yang positif, wajah yang optimistis itulah kebahagiaan saya hari ini menyaksikan sebuah kampung yang semula puing warganya penuh dengan rasa duka sekarang kita berjumpa dengan kebahagiaan," kata Gubernur.

Anies masih menemukan air mata seperti juga dua tahun lalu, tapi tahun ini air mata haru bahagia. "Mudah - mudahan ini menjadi penanda bahwa Insya Allah di hari depan, kebahagiaan itu akan bisa semakin besar dan komitmen kami jelas dari awal kami akan menghadirkan keadilan sosial di Jakarta itu," katanya.

Dengan tegas Anies mengatakan pihaknya akan berpihak kepada mereka yang tersingkirkan, disingkirkan terdzolimi dan Kampung Akuarium adalah salah satu tempat yang paling otentik sebagai bukti betapa keberpihakan tidak hadir pada mereka.

"Satu per satu kami akan bereskan di dua tahun perjalanan. Ada 24 orang yang meninggal di tempat ini tanpa ada perlindungan yang baik. Kalau panas kepanasan kalau hujan ke hujanan, Alhamdulillah sekarang shelter sudah terbangun. Warga sudah mulai tinggal di sana tadi bu Yani menyerahkan maket keinginan warga membangun kembali tempat ini sesuai keinginan yang mereka inginkan," kata Anies.

Proses yang dilakukan sekarang ialah "community action planing" menangkap aspirasi warga bekerja sama merancang bersama, melaksanakan bersama sama, katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online