Prakiraan Cuaca DIY: Full Cerah Berawan Hari Ini
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca di seluruh wilayah DIY pada Rabu (13/9/2023) cerah berawan.
Petugas berusaha mengevakuasi masinis yang tewas terjepit./Solopos-Abdul Jalil
Harianjogja.com, JOGJA—Penumpang Kereta Api (KA) Sancaka yang sudah terjebak di sekitar lokasi kecelakaan di Ngawi, Jawa Timur, mau tidak mau harus beralih transportasi lainnya seperti bus. PT KAI berjanji menanggung seluruh biaya untuk pengalihan moda transportasi itu.
“Akan ditanggung kami [KAI],” Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (6/4/2018) malam.
Penumpukan penumpang tidak terjadi di Stasiun Tugu karena kereta malam akan kembali berangkat sekitar pukul 24.00 WIB. "Semoga saja sebelum jam segitu [24.00 WIB], proses evakuasi sudah selesai,” katanya.
KA Sancaka relasi Jogja-Surabaya menabrak truk trailer bermuatan beton bantalan rel lalu terguling di perlintasan KA tanpa palang pintu KM 215+8 atau sebelum memasuki Stasiun Paron, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (6/4/2018) sekitar pukul 18.20 WIB.
Sebanyak empat gerbong terguling dan beberapa gerbong lainnya anjlok. Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi masih dilakukan. Eko mengatakan, kendati lokasi kecelakaan berada di area Daop 7, tetapi dampaknya dirasakan sampai Daop 6.
Beberapa rangkaian dengan relasi Malang-Jakarta maupun Malang-Bandung harus mengalami keterlambatan keberangkatan, seperti KA Gajayana, Jayakarta, Bima, dan Turangga. Begitu juga kereta api dari arah barat menuju Surabaya seperti KA Malabar. Untuk kereta yang sudah berada di dekat lokasi kejadian, seperti Gaya Baru Malam yang saat kejadian sudah sampai di Solo, harus berputar melalui rute lainnya.
“Dari Solo-Gundi-Gambringan-Pasar Turi. Dari timur juga begitu, Pasar Turi-Gambringan-Gundi-Solo. Jadi tidak melewati rute Solo-Jebres-Madiun,” kata Eko.
Dengan pengalihan itu, kereta api harus menempuh jarak yang lebih panjang. "Kira-kira telat empat jam dari jadwal,” kata Eko.
Informasi yang dihimpun Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), lokasi tabrakan Sancaka terjadi di perbatasan Sragen-Ngawi masuk wilayah Mantingan. Beberapa gerbong dari 12 gerbong rangkaian KA Sancaka anjlok demikian halnya dengan kondisi lokomotif terguling. Keberadan sopir truk belum diketahui keberadaannya.
Masinis bernama Mustofa meninggal dunia dan hingga pukul 22.30 WIB, kondisi jenazahnya masih terjepit lokomotif belum bisa dievakuasi. Adapun asisten masinis Hendra Wahyudi, warga Magetan, terluka berat dan dilarikan ke RS Attin Ngawi.
Polres Ngawi telah mengevakuasi seluruh penumpang ke balaidesa setempat untuk menunggu kereta dari PT KAI menuju kembali ke Stasiun Madiun. Informasi lain menyebutkan penumpang diarahkan ke jalan raya dengan berjalan kaki melewati jalan becek karena kondisi hujan. Untuk selanjutnya penumpang akan dievakuasi menggunakan tiga unit truk Polres Ngawi dan satu unit bus Polres Ngawi menuju Polsek Mantingan, Ngawi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI-Solopos
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca di seluruh wilayah DIY pada Rabu (13/9/2023) cerah berawan.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.