Citroen 2CV Kembali Jadi Mobil Listrik Murah, Harga Rp250 Jutaan
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.
Fisik pemain PSS belum optimal, permainan juga belum rapi dan terstruktur
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah pekerjaan rumah mulai menghinggapi PSS Sleman usai meraih juara Coppa Sleman 2018.
Selain, fisik yang belum optimal, permainan PSS juga belum rapi dan terstruktur, belum lengkapnya pemain di beberapa posisi juga membuat pelatih PSS Heri Kiswanto harus bekerja ekstra keras jelang kick off Liga 2 Maret mendatang. "Ke depan masih banyak pembenahan yang harus kami lakukan. Semua aspek menjadi bahan evaluasi kami, dan ke depan diharapkan bisa ditingkatkan," kata pelatih yang akrab dipanggil Herkis ini, Minggu (21/1/2018).
Eks pelatih Persela Lamongan ini mengungkapkan dengan 16 pemain yang telah bersepakat membela skuat Super Elang Jawa (Elja)-julukan PSS, maka dirinya belum bisa berbuat banyak. Sebab, racikan yang pas tidak kunjung bisa ditemukan.
Herkis menuturkan, dengan komposisi 16 pemain dan lima pemain trail di Coppa Sleman, pihaknya baru bisa memainkan satu pola yakni 4-2-3-1. Namun, pola ini belum sepenuhnya bisa berjalan, terbukti dengan banyaknya lubang yang terlihat saat menjalani tiga pertandingan di turnamen pramusim tersebut.
Sementara, pola alternatif, yakni 4-4-2 belum bisa diterapkan karena keterbatasan stok pemain pada posisi penyerang. Hingga kini PSS baru mendapatkan satu penyerang, yakni Tambun Naibaho. Padahal Tambun sejatinya bukanlah penyerang murni. "Kita mau pola alternatif 4-4-2, tetapi stok yang ada belum sepenuhnya memenuhi," ungkap Herkis.
Mengenai kelanjutan nasib dari kelima pemain trial, Herkis mengaku segera diputuskan pada pekan ini. Rencananya, manajemen akan bertemu dengan Herkis pada Selasa (23/1/2018) dan memutuskan kelangsungan nasib kelima pemain tersebut. "Biar nanti manajemen yang memutuskan," ujarsnya.
Sejauh ini, Herkis melihat dirinya masih membutuhkan setidaknya lima pemain di posisi berbeda, yakni penyerang, play maker, sayap kanan dan sayap kiri. Sedangkan pada posisi pemain gelandang, keberadaan Ilham Irhas, Dave Mustaine, dan Irhamul Zahrul ternyata masih belum masuk kriteria sebagai pemain pemantik dan perusak.
"Selain itu kami juga butuh sosok gelandang tipikal perusak dan mampu menjadi leader bagi yang lainnya. Mungkin nanti tidak melalui seleksi karena jika bisa langsung didatangkan dan kami akan berkomunikasi dengan manajemen mengenai kebutuhan ini," ungkapnya.
Sementara, Manajer PSS Sismantoro mengungkapkan, sebelum mencari pemain yang dibutuhkan tim, pihaknya akan berjumpa dengan tim pelatih. Langkah ini penting dilakukan terkait dengan nasib dari lima pemain trial dan nama pemain bidikan. "Nantinya setelah kami ketemu akan ada kejelasan siapa saja, dan pemain Liga 1 mana yang harus kami datangkan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.
MK tak menerima gugatan terkait syarat pendidikan Gibran karena pemohon dinilai tak memiliki kedudukan hukum mengajukan perkara.
Kapolda Jateng Roy Hardi Siahaan memerintahkan polisi menindak tegas narkotika, begal, perampokan, dan curanmor yang meresahkan masyarakat.
Kasus ISPA di Sleman mencapai 13.313 hingga September 2026. Kemarau dan pembakaran sampah meningkatkan paparan debu serta polutan.
Formula UMP 2027 belum berubah. Kemnaker menyebut PP 51/2023 masih menjadi acuan karena UU Ketenagakerjaan punya masa peralihan.
Prabowo memuji kinerja Satgas PKH yang telah menyetorkan Rp52 triliun ke negara selama dua tahun pemerintahan.