FairSquare Desak FIFA Cegah Gianni Infantino Maju Lagi
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Fisik pemain PSS belum optimal, permainan juga belum rapi dan terstruktur
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah pekerjaan rumah mulai menghinggapi PSS Sleman usai meraih juara Coppa Sleman 2018.
Selain, fisik yang belum optimal, permainan PSS juga belum rapi dan terstruktur, belum lengkapnya pemain di beberapa posisi juga membuat pelatih PSS Heri Kiswanto harus bekerja ekstra keras jelang kick off Liga 2 Maret mendatang. "Ke depan masih banyak pembenahan yang harus kami lakukan. Semua aspek menjadi bahan evaluasi kami, dan ke depan diharapkan bisa ditingkatkan," kata pelatih yang akrab dipanggil Herkis ini, Minggu (21/1/2018).
Eks pelatih Persela Lamongan ini mengungkapkan dengan 16 pemain yang telah bersepakat membela skuat Super Elang Jawa (Elja)-julukan PSS, maka dirinya belum bisa berbuat banyak. Sebab, racikan yang pas tidak kunjung bisa ditemukan.
Herkis menuturkan, dengan komposisi 16 pemain dan lima pemain trail di Coppa Sleman, pihaknya baru bisa memainkan satu pola yakni 4-2-3-1. Namun, pola ini belum sepenuhnya bisa berjalan, terbukti dengan banyaknya lubang yang terlihat saat menjalani tiga pertandingan di turnamen pramusim tersebut.
Sementara, pola alternatif, yakni 4-4-2 belum bisa diterapkan karena keterbatasan stok pemain pada posisi penyerang. Hingga kini PSS baru mendapatkan satu penyerang, yakni Tambun Naibaho. Padahal Tambun sejatinya bukanlah penyerang murni. "Kita mau pola alternatif 4-4-2, tetapi stok yang ada belum sepenuhnya memenuhi," ungkap Herkis.
Mengenai kelanjutan nasib dari kelima pemain trial, Herkis mengaku segera diputuskan pada pekan ini. Rencananya, manajemen akan bertemu dengan Herkis pada Selasa (23/1/2018) dan memutuskan kelangsungan nasib kelima pemain tersebut. "Biar nanti manajemen yang memutuskan," ujarsnya.
Sejauh ini, Herkis melihat dirinya masih membutuhkan setidaknya lima pemain di posisi berbeda, yakni penyerang, play maker, sayap kanan dan sayap kiri. Sedangkan pada posisi pemain gelandang, keberadaan Ilham Irhas, Dave Mustaine, dan Irhamul Zahrul ternyata masih belum masuk kriteria sebagai pemain pemantik dan perusak.
"Selain itu kami juga butuh sosok gelandang tipikal perusak dan mampu menjadi leader bagi yang lainnya. Mungkin nanti tidak melalui seleksi karena jika bisa langsung didatangkan dan kami akan berkomunikasi dengan manajemen mengenai kebutuhan ini," ungkapnya.
Sementara, Manajer PSS Sismantoro mengungkapkan, sebelum mencari pemain yang dibutuhkan tim, pihaknya akan berjumpa dengan tim pelatih. Langkah ini penting dilakukan terkait dengan nasib dari lima pemain trial dan nama pemain bidikan. "Nantinya setelah kami ketemu akan ada kejelasan siapa saja, dan pemain Liga 1 mana yang harus kami datangkan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.