ORANG HILANG : Wisatawan Inggris Hilang di Thailand, Ini Pesan Terakhirnya

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jum'at, 18 Desember 2015 00:20 WIB
ORANG HILANG : Wisatawan Inggris Hilang di Thailand, Ini Pesan Terakhirnya

Jordan Jacobs wisatawan asal Inggris yang hilang di Thailand (Facebook)

Orang hilang berikut tengah menjadi pembicaraan di dunia maya.

Harianjogja.com, INGGRIS-Seorang wisatawan Inggris hilang di Thailand. Sebelum hilang, Jordan Jacobs, 21, dari Lyneham, Wiltshire kepada orangtuanya sempat mengatakan ada seorang pria yang membawanya ke sebuah pulau dan melarangnya kembali.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (17/12/2015), Jordan seharusnya pulang pada Rabu untuk merayakan natal, tetapi terakhir dia diketahui berada di sebuah pulau terkenal di Phi Phi pada Sabtu.

Emily Jacobs, saudaranya, meminta bantuan melalui laman Facebook,"Adakah informasi, tak peduli seberapapun kecilnya, akan membantu. Jika ada yang melihat atau mengetahui. Apapun."

Dia mengatakan Jordan meninggalkan hostel di pulau utama untuk pergi ke Koh Phi Phi Don, pulau terbesar di negara tersebut. Dia diketahui meninggalkan teman-teman backpackernya.

"Dia pergi dengan seorang pribumi yang ia temui di laundri dekat hostel. Laki-laki itu menawarkan akses ke pulau tersebut dengan gratis. Kejadian ini terjadi saat malam hari [waktu Thailand] saat dia menelepon orangtuaku. Dia kebingunan," tulisnya dalam media sosial tersebut.

"Sabtu pagi, ibuku menerima sebuah pesan melalui Facebook dari saudaraku yang mengatakan dia tidak dapat lagi bertemu kami, dia meminta maaf karena tidak sempat bertemu untuk terakhir kali, dia mencinta kami," kata dia kepada MailOnline.

"Dia kebingungan dan berkata laki-laki itu tidak membiarkannya pergi. Dia takut padanya," tambah dia.

Nomor yang dipergunakan Jordan adalah milik seorang turis Cypriot. Dia yang memberikan informasi jika Jacobs mendekatinya dengan bertelanjang kaki tanpa tas dan bertanya apakah dapat meminjam teleponnya, lapor MailOnline.

Seorang petugas Kementerian Luar Negeri kepada Guardian berkata,"Kami dapat memastikan seorang kewarganegaraan Inggris, Jordan Jacobs dilaporkan hilang pada 12 Desember 2015 di Thailand. Kami sedang mengupayakan konsular untuk mendampingi keluarga."

Kementerian Luar Negeri setempat mengatakan jumlah turis Inggris yang berkunjung ke Thailand mencapai 900.000 orang tiap tahun.

MailOnline menulis Jordan telah berkeliling Australia dan Asia Tenggara lebih dari setahun. Media ini menulis, keluarga Jacobs mengatakan hilangnya Jordan berkaitan dengan laki-laki Thailand yang pergi diketahui memiliki atau bekerja di sebuah pertanian di pulau itu.

"Tidak ada lagi informasi sejak Senin (14/12/2015) pagi atau sejak saudaraku hilang di online dan setelah beberapa kali mencoba, saya dapat berbicara dengannya di telepon menggunakan Facebook wifi messenger," kata Emily kepada MailOnline.

"Saya dapat berbicara dengannya di telepon selama 90 detik. Dia tidak dapat atau tidak mau mengatakan dimana dia berada. Saya bertanya apakah dia baik-baik saja dan dia berkata, "Aku telah bicara terlalu banyak. Aku tidak dapat lagi berbicara. Aku mengasihimu," itu yang terakhir. Sejak saat itu kami tidak dapat berkomunikasi.

Postingan Emily di Facebook telah dibagi lebih dari 6.000 kali. Foto yang ia pasang menunjukkan seorang laki-laki dengan kulit kecoklatan, rambut panjang, berkumis dan berjenggot. Ada sebuah tato yang melingkar di lengan bawah sisi kanan dan sebuah tato di lengan kiri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis