RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi Gunung Raung di Jawa Timur. (Kantor Berita Antara)
Gunung Raung meletus, namun tidak seperti letusan Merapi
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Badan Geologi, Kementrian Energi Sumber Daya Mineral, Surono meminta masyarakat tidak percaya bahwa letusan Gunung Raung di Jawa Timur akan sama dengan letusan Gunung Merapi di DIY. Menurutnya, karakter Gunung Raung berbeda dengan Gunung Merapi.
“Banyak yang bilang isu [letusan] Gunung Raung akan sama dengan Merapi, ya enggaklah, jangan percaya Raung akan seperti Merapi,” kata Surono saat menghadiri acara halal bihalal di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY, Sabtu (25/7/2015).
Surono yang biasa disapa Mbah Rono ini mengatakan, Gunung Raung tidak seperti Merapi. Kandungan magma Raung lebih encer, sementara magma Merapi lebih kental. Maka, Merapi saat meletus membutuhkan tenaga yang kuat untuk mendorong tekanan dari bawah ke permukaan, dan gas yang terkumpul itu keluar terjadi ledakan.
Menurut Surono, Raung menjadi tinggi dan besar dibangun oleh letusan yang lama, tidak seperti pohon yang tumbuh. Raung pernah meletus, pada beberapa ratus tahun lalu, dan letusannya membentuk lingkaran kawah yang berdiameter dua kilometer, serta kedalamannya mencapai 500 meter.
“Letusannya adalah letusan strombolian seperti kembang api yang keluar jatuh lagi ke bawah,” jelas Surono.
Disamping itu, sambung Surono, abu vulkanik dari letusan Raung akan terlemparkan terbawa angin. Abu Raung lebih kehitam-hitaman. Berbeda dengan Merapi dan Kelud yang sedikit lebih terang.
Surono mengaku geram dengan isu Raung akan seperti Merapi yang beredar sehingga bisa merugikan masyarakat baik secara sosial dan ekonomi. Ia mengatakan Raung sudah meletus sejak akhir Juni lalu dan sekarang sedang meletus, hal itu terlihat dari keluarnya asap terus menerus, seperti kran yang sudah terbuka.
“Gunung Raung biarlah meraung-raung seperti itu, radius bahaya tiga kilometer, tidak usah dilebih-lebihkan sampai 20 kilometer,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.