KONGRES PAN 2015 : Zulkifli Hasan Klaim Dukungan 360 Suara

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 26 Februari 2015 19:22 WIB
KONGRES PAN 2015 : Zulkifli Hasan Klaim Dukungan 360 Suara

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) menghadiri konsolidasi persiapan Kongres ke-4 PAN di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/1/2015). Konsolidasi yang dihadiri para pengurus dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpinan daerah (DPD) PAN dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, serta Maluku tersebut digelar untuk memenangkan Zulkifli Hasan sebagai calon ketua umum PAN periode 2015-2020 mendatang. (JIBI/Solopos/Antara/Dewi Fajriani)

Kongres PAN 2015, Zulkifli meminta dukungan dari tokoh Muhammadiyah.

Harianjogja.com, JOGJA-Jelang Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke-IV di Bali 28 Februari-3 Maret mendatang, para pendukung calon ketua umum Zulkifli Hasan melakukan konsolidasi di Jogja. Selain konsolidasi, Zulkifli Hasan juga minta dukungan warga Muhammadiyah di DIY.

Kubu Zulkifli Hasan mengklaim mendapat dukungan 360 suara dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat se-Indonesia dari total 587 pemilik suara. Pemilik suara adalah masing-masing DPD 1 suara, DPW dua suara, dan DPP tiga suara.

“Yang sudah hadir [di Jogja] secara fisik pemilik suara jumlahnya 360 dari jumlah total seluruh peserta kongres yang mempunyai hak suara 587,” kata Ketua Tim Sukses Pemenangan Zulkifli Hasan, Totok Daryanto saat bersilaturahim di gedung Pusat Pimpinan Muhammadiyah DIY di Jalan Cik Ditiro Jogja, Rabu (25/2/2015)

Para pendukung Zulkifli Hasan ini sudah berkumpul sejak dua hari lalu di Hotel Sheraton Jogja. Rencananya mereka akan berangkat secara bersama-sama ke Bali dengan maksud agar para pendukung Zulkifli hasan tidak lagi terpengaruh.

Totok juga mengklaim yang hadir di Jogja merupakan ketua-ketua DPW dan DPD sehingga dukungannya riil. Totok meyakini sosok Zulkifli Hasan bakal memenangkan ‘pertarungan’ melawan Hatta Rajasa dalam Kongres nanti. Menurutnya, Zulkifli memiliki program yang sesuai dengan aspirasi kader.

Bahkan diakui Totok, Zulkifli menjanjikan program otonomisasi kepada pengurus DPW. Otonomi tersebut terkait kader di daerah yang akan mencalonkan diri menjadi bupati/ wali kota dan calon anggota legislative di daerah tidak perlu meminta rekomendasi dari pimpinan pusat.

“Jadi hal-hal yang bersifat lokal pemilikan pilkada, DPRD, pengurus DPW enggak perlu ada rekomendasi DPP,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online