Gus Muwafiq Ungkap Kondisi Bangsa, Ajak Warga Jaga Kerukunan
Gus Muwafiq mengajak masyarakat Sleman memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam Pengajian Kebangsaan Grebeg Minggir 2026.
Ilustrasi penangkapan penjahat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, SLEMAN—Maling biasanya langsung kabur seusai Beraksi. Hal ini justru tidak dilakukan seorang pencuri bernama Tri Purwanto, 28, warga Dusun Klinyo, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan.
Beberapa saat setelah mencuri, dia justru kembali datang ke rumah yang baru saja dia satroni untuk melihat polisi olah tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat kecerobohannya itulah, Tri Purwanto ditangkap aparat Polsek Seyegan, Senin (10/11/2014). Tersangka merupakan tetangga korban.
Kepala Polsek Seyegan, Ajun Komisaris Polisi ATS Gultom, menjelaskan penangkapan tersangka berawal dari laporan korban, Dina Riski Sariningsih, 22, yang mengaku kehilangan dua telepon selular pada Kamis (6/11/2014) pagi.
Dari pemeriksaan polisi menemukan bukti pelaku masuk ke dalam rumah dengan menjebol pintu. “Saat kami [polisi] olah TKP pada Jumat [7/11/2014], beberapa warga lain juga mengaku pernah kehilangan barang-barang,” ungkap Gultom, kemarin.
Kepala Seksi Humas Polsek Seyegan Aiptu Teguh menambahkan ketika petugas olah TKP di rumah Dina, tersangka datang berpura-pura menunjukkan empatinya.
“Dia [tersangka] bahkan menyapa saya karena kebetulan dia pernah tersangkut kasus pencurian. Namun, beberapa jawaban tersangka justru memunculkan kecurigaan. Dari situlah kami intensifkan penyelidikan dan kemudian berhasil mengungkap kasus itu,” ujarnya.
Dari tangan tersangka, polisi menemukan sejumlah barang bukti di antaranya televisi 14 inci, tabung gas tiga kilogram dan beberapa barang lain yang disembunyikan di semak-semak belakang rumahnya.
Saat diperiksa, tersangka Tri Purwanto mengaku berani mencuri karena pengaruh minuman keras. “Saya juga heran mengapa kok mencuri, mungkin karena terpengaruh minuman keras,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Muwafiq mengajak masyarakat Sleman memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam Pengajian Kebangsaan Grebeg Minggir 2026.
Gol debut Melvyn Lorenzen ke gawang Bali United mendongkrak kepercayaan diri jelang laga kandang PSS kontra Madura United.
DPRD Bantul mengawal target perbaikan 600 km jalan hingga 2030 di tengah tren penurunan anggaran sektor pekerjaan umum.
IRGC menyebut teknologi canggih AS tak bisa menghindari sistem pengawasan Iran di Selat Hormuz setelah drone bawah laut AS disita.
BPS menegaskan masyarakat yang terdaftar DTSEN tidak otomatis menerima bantuan karena penerima ditentukan berdasarkan kriteria program.
DPRD Jogja mendorong layanan shuttle dari berbagai titik menuju Teras Malioboro untuk meningkatkan kunjungan dan menggerakkan UMKM.