Menlu Sugiono Hadiri Rangkaian Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Ilustrasi penangkapan penjahat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, SLEMAN—Maling biasanya langsung kabur seusai Beraksi. Hal ini justru tidak dilakukan seorang pencuri bernama Tri Purwanto, 28, warga Dusun Klinyo, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan.
Beberapa saat setelah mencuri, dia justru kembali datang ke rumah yang baru saja dia satroni untuk melihat polisi olah tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat kecerobohannya itulah, Tri Purwanto ditangkap aparat Polsek Seyegan, Senin (10/11/2014). Tersangka merupakan tetangga korban.
Kepala Polsek Seyegan, Ajun Komisaris Polisi ATS Gultom, menjelaskan penangkapan tersangka berawal dari laporan korban, Dina Riski Sariningsih, 22, yang mengaku kehilangan dua telepon selular pada Kamis (6/11/2014) pagi.
Dari pemeriksaan polisi menemukan bukti pelaku masuk ke dalam rumah dengan menjebol pintu. “Saat kami [polisi] olah TKP pada Jumat [7/11/2014], beberapa warga lain juga mengaku pernah kehilangan barang-barang,” ungkap Gultom, kemarin.
Kepala Seksi Humas Polsek Seyegan Aiptu Teguh menambahkan ketika petugas olah TKP di rumah Dina, tersangka datang berpura-pura menunjukkan empatinya.
“Dia [tersangka] bahkan menyapa saya karena kebetulan dia pernah tersangkut kasus pencurian. Namun, beberapa jawaban tersangka justru memunculkan kecurigaan. Dari situlah kami intensifkan penyelidikan dan kemudian berhasil mengungkap kasus itu,” ujarnya.
Dari tangan tersangka, polisi menemukan sejumlah barang bukti di antaranya televisi 14 inci, tabung gas tiga kilogram dan beberapa barang lain yang disembunyikan di semak-semak belakang rumahnya.
Saat diperiksa, tersangka Tri Purwanto mengaku berani mencuri karena pengaruh minuman keras. “Saya juga heran mengapa kok mencuri, mungkin karena terpengaruh minuman keras,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Kylian Mbappe memimpin daftar kontribusi gol Piala Dunia 2026 dengan 11 keterlibatan gol, unggul tipis atas Lionel Messi.
Komjak meminta Kejagung segera menetapkan Jampidsus definitif usai Febrie Adriansyah mundur dan telah menginventarisasi 10 nama calon.
Pembangunan Sekolah Rakyat DIY di Moyudan tinggal menunggu terbitnya KKPR dari pemerintah pusat sebelum proses land clearing dan pembangunan dimulai.
BLT Kesra Rp900.000 belum diumumkan cair pada Juli 2026. Simak informasi terbaru, syarat penerima, dan cara cek status bansos secara online.
Lionel Scaloni mengakui Argentina kesulitan menghadapi Swiss sebelum menang 3-1 di perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste akan menghadapi Inggris.