Rektor dan Guru Besar UMY Soroti Rencana Pendirian 10 Kampus URI
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Ilustrasi tindak anarkistis (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, SLEMAN-http://www.harianjogja.com/baca/2014/11/03/tawuran-mahasiswa-bersiap-akan-menyerang-puluhan-mahasiswa-ditangkap-549285">Minggu (2/11/2014) subuh mungkin menjadi hari yang paling ingin dilupakan bagi warga Prayan Kulon, RT05/RW37, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman. Pagi hari yang seharusnya diawali dengan aktivitas santai justru diwarna kekerasan. Sebab sekelompok mahasiswa melakukan penyerangan terhadap kelompok mahasiswa lain. Berikut kronologi tawuran mahasiswa.
Pukul 04.00 WIB
Peristiwa berawal saat adanya sekelompok mahasiswa berputar-putar menggunakan sepeda motor di area Depok, Sleman, sekitar pukul 04.00 WIB.
Melarang
Petugas Polsek Depok Barat sempat berusaha melarang mereka saat tiba kawasan Babarsari. Kelompok ini kemudian kembali ke tempat tinggalnya. Kendati demikian, sekitar pukul 05.00 WIB, mereka membawa senjata tajam dan pentungan menuju ke arah kawasan Prayan Kulon, Dusun Suropadan, Condong Catur.
Di Prayan Kulon
Saat tiba di Prayan Kulon, kelompok mahasiswa ini memarkir puluhan motor di pinggir jalan dan masuk salah satu gang. Kemudian mereka melakukan sweeping di rumah warga dengan mencari kelompok mahasiswa lain yang tinggal di kampung tersebut.
Langsung Meluncur
Beruntung petugas dari Polres Sleman dan Brimob Polda DIY cepat mendapatkan informasi dan langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk pencegahan. Kendati demikian, saat petugas berusaha mencegah, kelompok ini melawan petugas dengan melempari batu, senjata tajam dan pentungan.
Bom Asap
Kelompok pemuda ini bahkan sudah menyiapkan sejenis bom asap dan dilemparkan kepada petugas. Berkali-kali petugas mengeluarkan tembakan peringatan dan gas air mata. Sejumlah warga pun terkena dampak dari banyaknya gas air mata, bahkan ada salah satu yang pingsan.
Mobil Rusak
Agar tidak memperkeruh suasana, dua jalur menuju Prayan ditutup total. Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi kelompok lain yang akan datang membantu. Sebuah mobil milik warga rusak karena terkena amukan kelompok mahasiswa ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Nadiem Makarim menjalani sidang perdana banding kasus Chromebook. Tim kuasa hukum meminta majelis hakim mengkaji ulang putusan pengadilan tingkat pertama.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di tengah penguatan dolar AS dan penantian data PDB Indonesia.
BNNK Temanggung dan Bapas Kelas II Magelang menandatangani kerja sama untuk memperkuat program P4GN, rehabilitasi, dan pencegahan narkoba.
KPK memantau usulan pembentukan badan khusus pengelola aset rampasan dalam pembahasan RUU Perampasan Aset dan meminta efektivitasnya dikaji.