AI Makin Canggih, Pakar Tegaskan Peran Jurnalis Tetap Tak Tergantikan
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang spesialis pencurian di masjid kampus ditangkap para jamaah di Musala Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakartta (UNY), Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (28/10/2014) lalu.
Pelaku pencurian bernama Siswantoro, 30, warga Langensari, Ungaran, Jawa Tengah ditangkap setelah terekam melalui kamera CCTV.
Tersangka kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian dan menjalani pemeriksaan dan penahanan di Mapolsek Bulaksumur, Sleman.
Pelaksana Tugas Harian Kapolsek Bulaksumur AKP Darmanta menyatakan penangkapan tersangka merupakan hasil koordinasi antara petugas kepolisian dan pihak kampus. Pasalnya aksi pencurian di musala tersebut sudah terjadi berkali-kali.
"Sudah beberapa kali terjadi kemudian dipasang CCTV dan bisa dipantau," ungkapnya, Kamis (30/10/2014).
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur Iptu Eka Andy menjelaskan tersangka datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan angkutan umum. Beraksi sekitar pukul 13.00 WIB dengan cara mengikuti salat dhuhur di Musala.
Setelah salat Dhuhur, ia membawa tas berukuran besar yang bukan miliknya. Tas tersebut adalah milik Amin Nurfajri, 18, salah satu mahasiswa di kampus tersebut.
"Tersangka datang pura-pura salat, ada korban datang juga mau shalat. Saat dia mau keluar mushola kemudian mengambil tas yang terlihat paling besar. Tas korban berisi buku dan tablet. Saat itu terekam CCTV ketika sudah akan keluar diamankan orang yang ada di musala," urai dia.
Setelah diperiksa tersangka diketahui sudah dua kali masuk penjara dalam kasus yang sama. Terakhir dipenjara masuk pada 2011 di Lapas Cebongan, Sleman. Setelah sempat bebas kemudian bekerja di depo pasir. Tetapi dipecat oleh atasannya kemudian kembali melakukan aksi pencurian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
KPK merespons pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi terkait Febrie Adriansyah ke Kejaksaan dan mengajak publik menghormati proses hukum.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.