Ratusan ASN Gunungkidul Tunggak BPJS, Terbesar Rp14 Juta
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Polres Gunungkidul mendapatkan limpahan berkas Ahmad Zia bin Mohammad Hakim, 33, pelaku penyelundupan imigran gelap di Gununggkidul dari Mabes Polri.
Warga negara Afganistan itu termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus people smuggling di 2011 lalu.
Meski telah ditetapkan sebagai buronan polisi, ternyata tak membuat Ahmad Zia jera. Sebab, tersangka tetap menjalankan bisnis gelap itu. Salah satunya, dia ikut terlibat dalam upaya percobaan penyelendupan 17 imigran ke Christmas Island, 18 oktober 2011 lalu. Namun, tersangka baru diamankan oleh Mabes Polri di salah satu apartemen di Jakarta, Kamis (23/10/2014) lalu.
“Penangkapan Ahmad Zia merupakan pengembangan dari kasus penyelundupan 17 imigran beberapa waktu lalu. Dari hasil interograsi mengarah kepada tersangka,” kata Kepala Polres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/10/2014).
Faried menjelaskan, berhubung Ahmad Zia ikut terlibat dalam upaya penyelendupan manusia di Gunungkidul pada medio 2011 lalu, maka yang bersangkutan diserahkan pihak Mabes ke polres.
Tersangka, sambungnya, merupakan aktor penyelendupan 17 imigran asal Afganistan yang digerebek petugas saat berada di Kukup Beach Nature Inn hotel, Selasa 18 Oktober 2011.
“Usai ditangkap, Jumat 24 Oktober, tersangka langsung dikirim ke sini [Polres Gunungkidul]. Tujuannya untuk mengungkap praktik penyelundupan manusia pada 2011 lalu,” jelas dia.
Faried menambahkan, tersangka dijerat dengan Pasal 120 ayat 2, Undang-Undang No 6/2011 tentang Keimigrasian. Saat ini petugas terus melakukan pemeriksaan kepada tersangka untuk mengetahui pengembangan kasus dan peran tersangka dalam praktik tersebut.
“Tersangka sudah kami amankan di polres, saat ini kami juga terus melakukan pemeriksaan,” papar Faried.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Fasilitas energi di Arab Saudi bagian selatan terbakar setelah serangan Houthi. Sebanyak 73 warga sipil dilaporkan terluka.
Ketua Tim Pengabdi USD, Haniek Sri Pratini, menjelaskan workshop tersebut bertujuan mengubah cara pandang terhadap sampah plastik di sekitar sekolah
Pelantikan 35 kepala sekolah di Kulonprogo membuat defisit guru bertambah menjadi 778 orang karena kepsek berasal dari kalangan guru.
Bulog akan melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk bahan baku tepung dengan harga minimum Rp11.000 per kilogram.
Erupsi Gunung Anak Krakatau berakhir setelah 25 jam. Warga Pulau Sebesi diminta tetap waspada dan menghindari informasi hoaks.