Libur MBG Picu Harga Telur dan Ayam di Gunungkidul Turun
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Polres Gunungkidul mendapatkan limpahan berkas Ahmad Zia bin Mohammad Hakim, 33, pelaku penyelundupan imigran gelap di Gununggkidul dari Mabes Polri.
Warga negara Afganistan itu termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus people smuggling di 2011 lalu.
Meski telah ditetapkan sebagai buronan polisi, ternyata tak membuat Ahmad Zia jera. Sebab, tersangka tetap menjalankan bisnis gelap itu. Salah satunya, dia ikut terlibat dalam upaya percobaan penyelendupan 17 imigran ke Christmas Island, 18 oktober 2011 lalu. Namun, tersangka baru diamankan oleh Mabes Polri di salah satu apartemen di Jakarta, Kamis (23/10/2014) lalu.
“Penangkapan Ahmad Zia merupakan pengembangan dari kasus penyelundupan 17 imigran beberapa waktu lalu. Dari hasil interograsi mengarah kepada tersangka,” kata Kepala Polres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/10/2014).
Faried menjelaskan, berhubung Ahmad Zia ikut terlibat dalam upaya penyelendupan manusia di Gunungkidul pada medio 2011 lalu, maka yang bersangkutan diserahkan pihak Mabes ke polres.
Tersangka, sambungnya, merupakan aktor penyelendupan 17 imigran asal Afganistan yang digerebek petugas saat berada di Kukup Beach Nature Inn hotel, Selasa 18 Oktober 2011.
“Usai ditangkap, Jumat 24 Oktober, tersangka langsung dikirim ke sini [Polres Gunungkidul]. Tujuannya untuk mengungkap praktik penyelundupan manusia pada 2011 lalu,” jelas dia.
Faried menambahkan, tersangka dijerat dengan Pasal 120 ayat 2, Undang-Undang No 6/2011 tentang Keimigrasian. Saat ini petugas terus melakukan pemeriksaan kepada tersangka untuk mengetahui pengembangan kasus dan peran tersangka dalam praktik tersebut.
“Tersangka sudah kami amankan di polres, saat ini kami juga terus melakukan pemeriksaan,” papar Faried.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.