Viral Pendaki Naiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu, Ini Sanksinya
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Pelaku perusakan saat berada di Mapolresta, Minggu (19/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)
Harianjogja.com, JOGJA – Aksi geng motor maupun geng pelajar di DIY kian beringas. Tercatat pada Sabtu (18/10/2014) hingga Minggu (19/10/2014) sejumlah geng melakukan tindakan kriminal yang berakibat menimbulkan korban manusia dan materi. Aksi mereka dipicu adanya pesan berantai yang menyatakan http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/16/pesan-berantai-tentang-kian-santang-meresahkan-ini-klarifikasi-polda-diy-544590">kelompok Raden Kian Santang (RKS) akan berbuat onar di Jogja. Berdasarkan pesan yang tidak jelas sumbernya itu, sejumlah kelompok melakukan aksi, tetapi salah sasaran.
Di Kota Jogja, polisi meringkus kelompok geng motor King Waton Rolling Club (KWRC) yang berulah dengan merusak mobil di Jalan Urip Sumoharjo, Jogja, Minggu (19/10/2014) dini hari. Dalam waktu bersamaan, puluhan geng motor bernama Pion juga digelandang ke Markas Polresta. Adapun di Bantul, polisi juga mengamankan sejumlah pelaku anggota geng pemuda yang melakukan pembacokan di Bugisan Bantul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, perusakan mobil di Kota Jogja itu dipicu lantaran geng motor berserempatan dengan korban. Senggolan itu terjadi ketika mobil bermerek KIA Picanto yang dikendarai oleh Agostinho Mateus Da Silva keluar dari depan LPP sementara iring- iringan geng motor King melaju dari arah timur.
Mereka kemudian mengejarnya dan memberhentikannya di sekitar Toko Gardena. Lalu mereka merusak kaca mobil berwarna abu-abu itu. Begitu Mateus keluar, ia langsung mendapatkan pukulan.
Maryanto, 38 alias Blegok, salah seorang anggota geng mengaku di hadapan penyidik memukul kaca depan dengan tangan kosong. Ia juga memukul ke arah muka korban, tetapi tertangkis oleh Mateus karena melindungi wajahnya dengan tangannya.
Sedangkan Prima Candra yang memboncengnya dan anggota geng lainnya memecah mobil Mateus dengan helm. Akibatnya kaca KIA Picanto berpelat AB 1176 CH itu pecah pada bagian depan, samping kanan depan dan belakang.
“Itu spontan kami lakukan,” kata Maryanto yang bekerja sebagai sopir tersebut.
Saat itu, ia mengaku bersama 19 temannya baru saja pulang dari tempat pernikahan temannya di seputaran Bandara Adisutjipto untuk menuju tempat mereka kumpul (basecamp) di Jati Kencana.
“Namun sebelumnya kami rolling atau putar- putar cari Geng Raden Kiang Santang yang ramai dibicarakan masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Myanmar menghancurkan Laos 7-2 di Grup B Piala AFF 2026. Hattrick Win Naing Tun membawa Myanmar memuncaki klasemen dan menjaga peluang lolos ke semifinal.
Sebanyak 359 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mengikuti cek kesehatan gratis dan tes kebugaran selama tiga hari.
Lelang kostum BTS dari halftime show Piala Dunia 2026 menghasilkan miliaran rupiah untuk mendukung program pendidikan global.
Bank Dunia memperkirakan 25–27% perusahaan formal di Indonesia melakukan penghindaran pajak berdasarkan survei terhadap 2.955 perusahaan.
John Herdman menyoroti keseimbangan bertahan dan transisi defensif sebagai kunci Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura.