Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Harianjogja.com, SLEMAN-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Sleman meningkatkan kewaspadaan, menyusul adanya warga Bantul yang terduga flu burung. Tindakan tersebut difokuskan di sekitar wilayah perbatasan Sleman-Bantul.
“Kami berkoordinasi dengan petugas di Kecamatan Moyudan, Minggir, dan Gamping untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala UPT Pelayanan Kesehatan Hewan DPPK Sleman, drh.Harjanto, Kamis (9/10/2014).
Secara keseluruhan, Pemkab Sleman memiliki 13 Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) dan 1 laboratorium kesehatan hewan yang siap disiagakan.
“Jika ada unggas yang mati mendadak, itu harus diuji ke laboratorium untuk memastikan penyebab kematiannya,” papar drh.Harjanto.
Meski belum ditemukan tanda-tanda virus H5N1 akan menyebar ke Sleman, drh.Harjanto telah meminta seluruh petugas untuk memantau kondisi di lapangan. “Tentu kami juga lakukan langkah preventif,” ucap Harjanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.