UMY Titip 3 Pesan untuk Orang Tua Mahasiswa Baru 2026, Ini Isinya
UMY menitipkan tiga pesan kepada orang tua mahasiswa baru 2026, mulai dari menjaga karakter, memberi dukungan, hingga menyelesaikan studi tepat waktu.
Harianjogja.com, SLEMAN - Jangan sekali-kali menyentuh atau memaki narkoba. Seorang mahasiswa salahsatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jogja, ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman, Minggu (5/10) malam.
Mahasiswa bernama Dindin Nur, 24, asal Ciamis Jawa Barat ditangkap saat tengah asik mencoba menyedot ganja di indekosnya Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.
Kasat Narkoba Polres Sleman, AKP Dhanang Bagus Anggoro menjelaskan setelah kamar kosnya digeledah ditemukan satu plastik warna hitam berisi ganja dengan berat 60 gram, serta tiga puntung ganja dengan berat lebih dari 0,40 gram yang disimpan dalam kaleng.
"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di kos tersebut ada kegiatan mencurigakan yang diindikasikan sebagai peredaran narkoba," ungkap Dhanang, Senin (6/10/2014).
Tersangka memang tergolong pengguna baru. Pengakuannya baru mengonsumsi sebanyak tiga kali narkoba jenis ganja. Ia membeli langsung dari temannya bernama Ojan yang kini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). "Tersangka dikenalkan dengan ganja itu oleh temannya tersebut," lanjut dia.
Tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 UU RI 35/2009 tentang narkoba. "Karena ada kemungkinan ini sebagai pengedar barang yang disimpannya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMY menitipkan tiga pesan kepada orang tua mahasiswa baru 2026, mulai dari menjaga karakter, memberi dukungan, hingga menyelesaikan studi tepat waktu.
Akademisi Unpad menjelaskan erupsi sejumlah gunung api yang berdekatan waktunya tidak otomatis saling berkaitan karena sistem magmanya berbeda.
Wisata petik melon di Bugel, Kulonprogo, kembali buka Jumat 11 September 2026. Sebanyak 500 melon premium siap dipetik pengunjung.
BRIN mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengonsumsi ikan mati mendadak usai erupsi Anak Krakatau sebelum penyebabnya dipastikan.
BMKG menyebut arah angin berubah ke barat, barat laut, dan barat daya sehingga sebaran abu Anak Krakatau mulai berkurang.
WNA terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi Anak Krakatau mendapat ITKT tanpa biaya overstay dari Imigrasi.