Nama AHWA Muktamar ke-35 NU Terpilih, Siapa Saja?
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Ilustrasi pengumuman CPNS (Burhan Aris Nugroho/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Agus Supriyanto mengatakan DIY belum dapat membuka pendaftaran CPNS secara serempak pada 20 Agustus kemarin lantaran belum diterimanya rincian formasi CPNS dari Kemenpan.
Sebelumnya BKD telah mengirim permintaan kebutuhan PNS di DIY sebesar 1074, namun kemenpan hanya menyetujui 142 formasi. Kemudian BKD DIY mengirimkan lagi usulan rincian formasi sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan.
“Usulannya untuk teknis, paramedis dan guru. Lima persen di antaranya sesuai dengan aturan dibuka untuk seluruh bidang ilmu,” ujarnya, Kamis (21/8/2014).
Ia tak mengakui dengan pasti alasan Kemenpan urung memberikan rincian formasi tersebut. Kondisi ini menurutnya terjadi di banyak daerah.
Atas keterlambatan penerimaan persetujuan rincian penerimaan CPNS tersebut, ia memprediksi pembukaan pendaftaran CPNS di DIY baru dapat dilakukan pekan depan.
"Setelah kami terima daftar rinciannya, kemungkinan minggu depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
9 nama AHWA Muktamar ke-35 NU terpilih dari 4.703 suara. Mereka akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.
Debut resmi Shin Tae-yong bersama Persija berbuah manis. Macan Kemayoran menang 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Alexander Jeremejeff.
Jadwal MotoGP San Marino 2026 lengkap 11-13 September. Simak jadwal latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga Grand Prix dalam WIB.
Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang diperkuat pemain diaspora dari Eropa.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.