Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Ilustrasi kloset untuk jamban keluarga sehat. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com. JOGJA—Dalam kegiatan International Service Learning bertajuk Yogyakarta Kampung Field School VI yang digagas Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) dan Hongkong Polytechnic University (PolyU) sejak 16 Juni-13 Juli 2014, teruangkap jika jamban yang ada di Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogoa masih jauh dari standar.
Koordinator tim peneliti Wily Sugiyarto Raharjo memaparkan, tim peneliti melakukan riset di lima dusun, yakni Ngrandu, Tegowanu, Kalipenten, Nglotak dan Banyunganti Lor. Adapun mahasiswa yang bergabung mencapai 80 orang dan dibantu sejumlah peneliti.
Di wilayah tersebut, tim peneliti mendapati mayoritas warga yang memiliki jamban sangat memprihatinkan. Bahkan
kondisi jamban sangat jauh dari standar kesehatan. Parahnya, ada aliran sungai yang fungsi utamanya sebagai
sarana buang air besar (BAB).
"Keprihatinan ini yang kami temui di sana (Sentolo). Di sana kami berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aspek kesehatan berkaitan dengan kondisi jamban," paparnya, Senin (14/7/2014).
Dari temuan ini, UKDW memberikan laporan rekomendasi kepada Pemkab Kulonprogo dengan harapan Pemkab setempat bisa mendapatkan input penting dalam perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
"Kami sudah berikan laporan lengkap yang kami tujukan langsung ke Bupati Kulonprogo," katanya menandaskan.
Dalam praktiknya di lapangan, para mahasiswa menggunakan aplikasi mobile yang dikembangkan bersama antara
UKDW dengan PolyU. Mereka mengumpulkan informasi spasial dan pembuatan peta digital lewat Global
Possitioning System (GPS), Geographical Information System (GIS) dan tegnologi pemetaan mobile modern yang
dapat mencakup semua komunitas. Selain itu mahasiswa juga melakukan kegiatan pendukung seperti wawancara
dan diskusi dengan warga secara langsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.