Penampakan Ruko di Solo Baru yang Jadi Markas Penipuan Internasional
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia terpana ketika melihat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah V Jogja hadir dalam seminar internasional di Turki dan Honggaria, 4 - 13 Juni lalu. Kampus berpelat merah itu tidak menyangka Aptisi bisa diundang dalam konferensi akbar tingkat internasional. Aptisi sendiri memang menjadi satu-satunya duta perkumpulan kampus swasta dari Indonesia yabg mendapatkan undangan untuk hadir dalam International Congress on Trend in Higher Education (ICTHE) bertema Academic Enterpreneurship yang diprakarsai oleh Fatih University di Istanbul, Turki.
Ketua Aptisi Wilayah V Yogyakarta, Kasiyarno mengungkapkan kesempatan bisa hadir dalam konferensi internasional itu merupakan sebuah kehormatan untuk mengangkat citra kampus swasta di Kota Pelajar.
"Ada 300 peserta dari 45 negara, kalau dari Indonesia, kita menjadi satu-satunya Aptisi yang diundang. Dari Indonesia hanya PTN-PTN ternama seperti ITB Bandung, USU, Unpad dan dan sebagainya. Makanya ketika melihat kita bisa hadir, mereka heran," ujar Kasiyarno, Sabtu (28/6/2014).
Kasiyarno menjelaskan, justru pihak penyelenggara yang berinisiatif mengundang Aptisi Jogja. Dia mengaku selama ini jalinan komunikasi dengan universitas di Eropa sudah berlangsung melalui internet. Dari adanya undangan itulah kemudian Aptisi membawa tujuh perwakilan kampus. Masing-masing perwakilan berasal dari Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Mercu Buana, Uniersitas Kristen Emanuel, Sekolah Tinggi Nusa Megar Kencana, Sekolah Tinggi Kesehatan Guna Bangsa, Akademi Kebidanan Yogyakarta dan Akademi Maritim Yogyakarta. Total peserta yang melawat ke Turki untuk hadir dalam konferensi internasional itu ada 12 orang.
Tidak hanya sebatas mengikuti konferensi saja. Selama berada di Turki, Aptisi Yogyakarta akhirnya membuat nota kerjasama dengan Fatih University.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Ranking Liga Indonesia naik lima peringkat ke posisi 20 Asia versi AFC berkat kontribusi Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia.
Disdik Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah SPMB 2026 mencukupi. Jadwal pendaftaran TK, SD, dan SMP mulai Juni 2026.
Dua jukir viral di GOR Sritex Solo diamankan polisi usai diduga mematok tarif parkir mobil hingga Rp20.000 tanpa karcis.
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kasus kekerasan daycare Little Aresha Sorosutan memasuki tahap sidang. Tim hukum dampingi korban dan siapkan restitusi.