Diduga Peninggalan Candi, Batu Stupa Ditemukan di Boyolali
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 36.614 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) lewat Panitia Lokal (Panlok) 46 Jogja mengikuti ujian tulis, Selasa (17/6/2014). Dari total jumlah peserta, 27 orang di antaranya merupakan peserta berkebutuhan khusus.
Koordinator Humas Panlok 46 Jogja, Anwar Effendi mengungkapkan peserta difabel SBMPTN tidak akan ditempatkan di ruangan secara khusus. Mereka akan berbaur dengan peserta reguler lainnya.
Dari 27 penyandang difabel yang ikut SBMPTN, 14 di antaranya tunanetra. Sementara jumlah tunarungu yakni delapan peserta. Empat peserta mengalami kompleksitas tunarungu dan tunawicara. Satu peserta lagi berkebutuhan khusus karena tidak dapat berjalan dan menulis.
"Lokasi ujian mereka tetap menjadi satu dengan peserta reguler lainnya. Itu terjadi karena pengelompokan peserta tetap berdasarkan nomor urut pendaftaran. Tapi panitia sudah menyiapkan sarana teknis untuk mendukung mereka sehingga tetap terbantu saat mengerjakan ujian," ujar Anwar saat ditemui Harianjogja.com, Senin (16/6/2014).
Panitia sudah menyiapkan tim yang akan membantu membacakan naskah ujian serta menuangkan jawaban ke lembar jawab komputer (LJK). Hal itu dilakukan karena bentuk naskah ujian sama dengan peserta normal.
Pelaksanaan ujian itu sendiri akan dimulai pukul 07.00 WIB. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan SBMPTN 2014 ini hanya akan berlangsung sehari. Untuk mengakomodasi semua peserta ujian, panitia memakai tiga kampus plus 20 sekolah.
Sebanyak 14.643 peserta dari kelompok ujian Sainteks akan ditempatkan di sejumlah gedung Universitas Gadjah Mada (UGM). Kelompok ujian Soshum yang memiliki 16.565 peserta akan mengikuti ujian di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang hanya memiliki daya tampung 8.400 peserta. Sisanya sebanyak 8.280 akan mengikuti ujian di 20 sekolah yang lokasinya di sekitaran kampus. Sementara kelompok ujian campuran yang jumlahnya 4.698 peserta akan berujian di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Kemenag Sleman memetakan 1.039 lokasi Salat Iduladha 2026. Ngemplak terbanyak, Moyudan jadi wilayah dengan jemaah terpadat.
Bank Jateng dukung Rakernas ADPLK 2026 untuk memperkuat industri DPLK yang modern, inovatif, dan berintegritas.
Sapi kurban Presiden Prabowo dikirim ke Pulau Laut Natuna lewat perjalanan laut penuh tantangan demi warga perbatasan Indonesia.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.