AJARAN PANCASILA : DIY Bakal Miliki Sekolah Marhaenisme

Uli Febriarni
Uli Febriarni Jum'at, 30 Mei 2014 09:15 WIB
AJARAN PANCASILA : DIY Bakal Miliki Sekolah Marhaenisme

Harianjogja.com, SLEMAN-Menguatkan ideologi bangsa yakni Pancasila kepada kaum muda, Sekolah Marhaenisme di Dusun Temuwuh Lor, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman akan diresmikan Sabtu (31/5/2014).

"Ajaran besar Bung Karno adalah esensi atas perkembangan perjuangan rakyat Indonesia, dalam hal ideologi bangsa yakni Pancasila. Untuk itu, kami membuka Sekolah Marhaenisme untuk membuka wawasan dan pemahaman generasi muda tentang Marhaenisme," ujar Ketua Pelaksana Sekolah Marhaenisme, Agus Subagyo, saat ditemui Harianjogja.com, Selasa (27/5/2014).

Sekolah Marhaenisme akan dibuka Dewan Pimpinan Provinsi bersama Dewan Pimpinan Nasional Keluarga Besar Marhaenis. Kegiatan tersebut rencananya akan dilaunching pada Sabtu (31/5/2014) di Dusun Temuwuh Lor, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman.

"Setiap Sabtu dan Minggu kami menggelar sekolah ini di Padepokan Marhaenisme Jogja, bersamaan dengan peresmian Padepokan Marhaenisme. Sejarah pertumbuhan Marhaenisme hingga Pancasila adalah momentum historis yang harus dijelaskan kepada kaum muda kader bangsa Indonesia," lanjut Agus.

Ajaran marhaenisme memiliki kekuatan yang menyatu baik antara sisi rakyat maupun idiologi. Di sekolah tersebut siswa tidak hanya memilikai kemampuan strategiak tetapi juga menjabarkan dengan taktis. Penjabaran taktis itulah, yang oleh kaum muda dan rakyat, mudah dimaknai.

"Inilah perenungan yang dalam bagi kami semua yang menyebut kaum marhaenis," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online