Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kasus penipuan yang dilakukan Setyo Wibowo alias Bowo Gaplek, calon legislatif terpilih DPRD DIY, berlanjut. Setelah berkas mengendon lama di polisi, Polres menaikkan status kasus penipuan dengan cek kosong dari penyelidikan menjadi penyidikan, Jumat (23/5/2014). Berkas penyidikan akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Wonosari pada Senin (26/5/2014) pekan depan.
Kepala Satuan Reskrim Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Polisi Suhadi mengungkapkan Bowo sudah lama menjadi tersangka dalam kasus penipuan cek kosong sebesar Rp800 juta. “Surat perintah dimulainya penyidikan segera dikirim ke Kejari,” ujarnya, kemarin.
Menurut dia, kasus ini terjadi pada 2010 namun baru dilaporkan ke polres pada 2011. Kasus itu bermula dari masalah simpan pinjam antara Bowo Gaplek dan pengusaha di Jogja, Jhonson Simbolon dan Kristiawan Dani sebesar Rp800 juta. Namun, saat dilunasi, ternyata cek yang diberikan Bowo kosong.
Jhonson Simbolon mengaku pertama kali kenal dengan Bowo saat berada dalam satu organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Saat itu, Bowo sebagai Ketua Umum sedangkan Jhonson duduk sebagai Ketua 1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.