SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Logo SBMPTN (DokJIBI/Solopos)
Harianjogja.com, JOGJA - Kabar gembira bagi para lulusan SMA sederajat yang punya minat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi negeri lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Biaya untuk pendaftaran SBMPTN 2014 kini Rp100.000, ini lebih murah dibandingkan dengan biaya pendaftaran tahun lalu.
Koordinator Humas SBMPTN Panitia Lokal (Panlok) 45 Yogyakarta, Anwar Efendi mengungkapkan, penurunan biaya sebagaimana edaran yang sudah dikeluarkan oleh panitia pusat. Biaya pendaftaran Rp100.000 diperuntukan seluruh jalur, Sosial dan Hukum(Soshum), Sains dan Teknologi (Saintek) serta Campuran.
Menurut dia penurunan biaya sebagai antisipatif mengimbangi kenyataan sejumlah perguruan tinggi baru yang tiba-tiba diberikan status negeri, seperti Universitas Negeri Tidar, Magelang.
"Di samping itu agar masyarakat tetap bisa menjangkau biayanya sehingga tidak menurunkan minat mengikuti SBMPTN. Pemerintah juga sudah memberikan subsidi dalam biaya pendaftaran sehingga operasional pelaksanaan SBMPTN tidak terganggu meski biayanya turun," ujarnya Kamis (8/5/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.