MERAPI WASPADA : Kegempaan Naik, Terdengar Dentuman, Status Merapi WASPADA

Rabu, 30 April 2014 02:20 WIB
MERAPI WASPADA : Kegempaan Naik, Terdengar Dentuman, Status Merapi WASPADA

Harian Jogja/Gigih M. Hanafi Gunung Merapi mengeluarkan asap sulfatara terlihat dari Desa Maguwoharjo, Sleman, Selasa (7/1). Asap sulfatara terus berembus seiring datangnya hujan di puncak gunung.

Harianjogja.com, JOGJA-Aktivitas Gunung Merapi terus mengalami peningkatan. Badan Penanggulanan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta (BPBD DIY) merilis status Gunung Merapi yang saat ini naik dari normal menjadi waspada pada Selasa, 29 April 2014, sejak pukul 23.50 WIB.

Dalam rilisnya, BPBD DIY menyebut penaikan status berdasarkan rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY.

Dari catatan BPPTKG, seperti dikutip BPBD DIY, kegempaan Gunung Merapi pada 20-29 April 2014, tercatat gempa guguran sebanyak 37 kali, MP 13 kali, hembusan empat kali, tektonik 24 kali dan gempa LF 29 kali.

Dalam rilis yang diunggah ke akun Facebook BPBD DIY, Rabu (1/4), BPBD juga mengutip pernyataan Kepala BPPTKG DIY, Subandrio yang menyebutkan berdasarkan pengamatan pos-pos Gunung Merapi dilaporkan terdengar dentuman hingga radius 8 km.

Pantauan visual itulah yang kemudian dijadikan dasar penaikan status Gunung Merapi dari normal ke waspada.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online