Gandeng UGM, PDAM Sleman Uji Deteksi Kebocoran Pakai Satelit
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 12 unit sekolah mulai jenjang TK hingga SMA/SMK dijadikan lab-school atau laboratorium sekolah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Rencananya, lab-school tersebut akan diresmikan 8 Oktober mendatang.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jogja Edy Heri Suasana, kerjasama antara Disdik dengan UNY tersebut merupakan yang pertama kali diterapkan di Indonesia. Selama ini kampus pendidikan yang menangani profesi guru, termasuk UNY, belum memiliki lab-school.
“Lab-school sendiri bertujuan sebagai sarana observasi, pengembangan dan peningkatan kualitas di bidang pendidikan untuk memenuhi delapan standar nasional pendidikan,” ungkap Edy saat gelar jumpa pers di Disdik Jogja, Senin (23/9/2013).
Adanya lab-school tersebut, lanjut Edy, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Jogja. Pihaknya bersama Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UNY akan melakukan evaluasi setidaknya sekali dalam satu semester.
“Evaluasi dilakukan secara berkala. Kedepan, jumlah lab-school bisa saja bertambah, sesuai hasil evaluasi,” katanya.
Ketua LPPMP UNY Prof. Wawan Sundawan Suherman menegaskan, lab-school secara umum dirancang untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
Upacara HUT RI ke-81 di Kulonprogo digelar tanpa tenda dan kursi VIP. Kursi khusus disediakan bagi veteran dan sesepuh daerah.
Megawati Soekarnoputri mengungkap pernah dipanggil polisi tiga kali dan diperiksa jaksa saat era Orde Baru.
Perayaan HUT RI ke-81 di media sosial diwarnai euforia kemerdekaan sekaligus gelombang solidaritas untuk korban gempa NTT.
sejarah Jogja dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menguri-uri nilai dan keteladanan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Sejarah upacara penurunan bendera 17 Agustus bermula di Gedung Agung Jogja pada 1946 dan berkembang menjadi tradisi kenegaraan hingga kini.