15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Harianjogja.com, JOGJA—Madrasah Aliyah (MA) di DIY bertambah dari sebelumnya 37 sekolah, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 40 MA. Rinciannya, 15 MA Negeri dan 25 MA Swasta.
“Tahun ini, ada penambahan tiga MA Swasta untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Penambahan ini menunjukkan, kebutuhan pendidikan agama di masyarakat masih diperlukan,” ungkap Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Fauzi, Senin (26/8/2013).
Ketiga MA tersebut, sambungnya, meliputi MA Al-Imdad di Bantul, MA Al-Mumtaz di Patuk, dan MA Al-Jauhar, di Semin Gunungkidul.
“MA Al-Imdad dan MA Al-Mumtaz izin operasinya sudah turun. Adapun MA Al-Jauhar, masih dalam proses. Bagaimana pun, kemunculan MA ini menandakan sekolah agama masih banyak dibutuhkan masyarakat,” kata Fauzi.
Meski dia mengakui banyak orangtua siswa yang menyekolahkan anaknya ke sekolah umum, namun kebutuhan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah agama masih tinggi.
Terbukti, sebagian besar sekolah madrasah di DIY memenuhi standar minimal rombongan belajar. “Jumlah siswa yang masuk ke madrasah sangat fluktuatif. Tahun ini bisa sedikit, tahun depan bisa banyak,” tuturnya.
Fauzi tidak mempersoalkan madrasah-madrasah di mana jumlah siswanya di bawah standar minimal rombel. Ia lebih menekankan pada pembinaan kepada madrasah-madrasah agar mutu dan layanan pendidikan dapat ditingkatkan.
Dia mencontohkan beberapa madrasah yang dinilai baik seperti MAN 1, 2 dan 3 Jogja, MTs Negeri Bantul, MTs Negeri 1 dan 2 Jogja dan beberapa Madrasah Ibtidaiyah lainnya.
“Ada madrasah ibtidaiyah jumlah siswanya di bawah minimal rombel. Itu di Gunungkidul dan Kulonprogo. Hal itu disebabkan oleh faktor geografis. Sudah tidak ada anak lagi. Daripada ribut memikirkan masalah tersebut, lebih baik bagaimana cara peningkatan mutu dan kualitas pendidikannya,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.