IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
http://images.harianjogja.com/2013/03/Ibas-e1359961173780-300x246.jpg" alt="" width="300" height="246" />JAKARTA -- Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas merasa difitnah dengan pemberitaan dia menerima uang sebesar US$200.000 untuk kongres Partai Demokrat 2010.
Atas pemberitaan itu, Ibas mendatangi Mapolda Metro Jaya terkait pemberitaan media yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya.
“Pemberitaan yang saya maksud adalah berita surat kabar Koran Sindo tanggal 16 Maret 2013 halaman 1, yang memberitakan bahwa menurut keterangan Yulianis, bahwa saya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas telah menerima uang sebesar 200.000 dolar AS terkait dengan Konggres Partai Demokrat tahun 2010,” kata Edhie Baskoro atau Ibas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (20/3/2013).
Terhadap pemberitaan dan pernyataan tersebut, dirinya ingin mengulangi sekali lagi, bahwa hal tersebut sama sekali tidak benar.
“Saya tidak pernah menerima uang sebagaimana dikatakan oleh Yulianis. Sementara saya pun sama sekali tidak pernah kenal dengan yang namanya Yulianis,” katanya.
“Dengan pengaduan ini pula saya berharap masyarakat tidak terganggu dan dibingungkan oleh pemberitaan yang sama sekali tidak didukung oleh data dan cenderung mengarah pada fitnah tersebut,” jelas Ibas.
Ibas mengatakan sejak pemberitaan ini bergulir telah menimbulkan dampak yang sungguh merugikan beberapa pihak.
Pertama, pribadi dan keluarga. Kedua, KPK juga dirugikan karena adanya pandangan publik seakan KPK tidak melakukan respon sebagaimana mestinya terhadap informasi.
Ketiga, tentu Susilo Bambang Yudhoyono dalam kedudukannya sebagai Presiden RI.
“Oleh karena itu, melalui langkah saya ini, saya berharap pihak Kepolisian dapat segera mengambil langkah-langkah hukum, sehingga ketidakjelasan yang ada di tengah masyarakat dapat diakhiri, dan tidak ada lagi pihak-pihak yang dirugikan oleh pemberitaan yang tidak jelas dasar dan sumbernya itu,” kata Ibas.
Jika KPK telah memiliki fakta hukum terkait pemberitaan tentang dirinya, Ibas setiap saat sangat siap memberikan keterangan kepada KPK agar permasalahannya segera menjadi jelas. (Antara/aw)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Gempa terbesar M6,2 dan aktivitas diprediksi meluruh 2–3 pekan.
Cuaca panas dan polusi udara saat kemarau dapat memicu ISPA. Dokter membagikan cara menjaga kesehatan pernapasan dan daya tahan tubuh.
Savia Aulia Rahmawati, sinden cilik asal Ciledug, tampil di Istana saat HUT ke-81 RI dan mendapat respons positif dari Presiden Prabowo.
Tujuh orang meninggal dan beberapa lainnya terluka akibat desak-desakan di sebuah kuil di Bihar, India, setelah tiang listrik roboh.
Hari ketiga pencarian warga hilang di Hutan Pathuk Turi, Sleman, SAR gabungan menerjunkan delapan SRU dan tim vertikal.