Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
JAKARTA -- Sejumlah purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat menyatakan tidak mempermasalahkan kepemimpinan nasional yang berasal dari kalangan sipil.
“Kita tidak mempermasalahkan sipil militer sepanjang memiliki track record yang baik,” kata Letnan Jenderal (Pur) Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Rabu (13/3/2013).
Ia mewakili tujuh purnawirawan jenderal TNI AD menanggapi pertanyaan wartawan menyangkut adanya calon militer yang kemungkinan akan maju dalam pemilihan presiden pada 2014.
Luhut mengatakan, Presiden Yudhoyono juga sepaham dengan pandangan tersebut, sehingga dalam pertemuan itu tidak mempermasalahkan dikotomi sipil-militer dalam kepemimpinan.
“Yang beliau (Presiden Yudhoyono) sampaikan siapa saja yang bagus dan dipilih oleh rakyat,” kata Luhut.
Namun, Luhut menambahkan, dalam kesempatan itu para purnawirawan mengharapkan agar Presiden Yudhoyono turut berkontribusi mengawal agar kepemimpinan nasional nantinya dapat terus melanjutkan kesuksesan pemerintahan sebelumnya.
Ia juga menyatakan, perbincangan dengan Presiden Yudhoyono membahas berbagai hal, di antaranya ekonomi, hubungan internasional, pertahanan dan kondisi politik dalam negeri. Selain itu, juga disinggung soal hubungan Indonesia-Malaysia.
Sementara itu, ketujuh purnawirawan jenderal tersebut diterima Presiden sejak Rabu sore pukul 16.00 WIB dan melangsungkan pembicaraan selama kurang lebih dua jam.
Selain Letnan Jenderal Luhut Binsar Panjaitan, dalam kesempatan tersebut juga hadir mantan Wakil Panglima TNI Jenderal (Pur) Facrul Razi, mantan Pangkostrad Letjen (Pur) Johny J Lumintang, mantan Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI Letnan Jenderal (Pur) Sumardi, mantan Kepala Staf Teritorial TNI Letjen (Pur) Agus Widjojo, dan mantan Kepala Staf Umum TNI Letjen (Pur) Suady Marassabessy.
Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan pertemuan merupakan komunikasi politik yang dilakukan oleh Presiden kepada para tokoh, termasuk juga militer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.